Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Tempo Doeloe 

Paguyuban Mas Trip Jawa Timur P.D. Surabaya Tolak Pergantian Nama Jalan Gunung Sari
Jum'at, 10-08-2018 | 10:45 wib
Oleh : Nanang Purwono
Surabaya pojokpitu.com, Suara warga terdampak, yang telah lantang berteriak menolak, telah dianggap bagai angin lalu. Pendapat para pegiat mungkin dianggap sebagai plagiat sehingga sekedar masuk telinga kiri dan keluar telinga kanan. Pandangan seorang pakar, bisa jadi, hanya untuk sebuah takaran belaka, yang kurang bermakna. Maka, semua tak ubahnya hoax yang tidak pantas dipetik dan haram hukumnya. Rekomendasi pun melenggang di pansus dan siap menjadi keputusan dewan.

Tunggu! Masih ada satu. Putera veteran. Bisa jadi warga terdampak, para pegiat dan pakar kota, sebagaimana tersebut di atas, tidak memiliki ikatan emosi biologi dengan pelaku sejarah kota 73 tahun silam. Hal ini berbeda dengan putera veteran pertempuran Surabaya. Mereka bisa menangis mengingat pengorbanan para orang tua mereka atau bahkan kakek dan nenek mereka. Bahkan mereka bisa berontak tat kala jejak historis patriotis orang tua atau bahkan kakek-nenek mereka terkikis.

Fakta inilah, yang telah dilupakan pihak-pihak terkait ketika meramu misi untuk menggapai target visi rekonsiliasi. Sejarawan pilihan pemerintah propinsi Jawa Timur pasti ada disana. Pihak terkait dari lintas institusi pasti sudah mengisi absensi. Entah siapa lagi, yang ikut unjuk gigi, sehingga diambillah cara mengganti sebagian dari jalan Dinoyo dan Gunungsari untuk diganti menjadi nama Sunda dan Prabu Siliwangi sebagai wujud rekonsiliasi budaya Jawa - Sunda.

DPRD kota Surabaya, yang ketiban sampur untuk ikut memberikan rekomendasi sebagai jawaban atas usulan Walikota Surabaya terkait dengan perubahan sebagian nama jalan, tentu harus ikut bertanggung jawab atas hasil keputusan dewan nantinya. Termasuk, ketika keputusan itu diprotes oleh Paguyuban Mas TRIP Jawa Timur PD Surabaya serta elemen masyarakat lainnya, yang selama ini menolak cara-cara yang ditempuh oleh Pemerintah Propinsi Jawa Timur dalam mewujudkan Rekonsiliasi Budaya Jawa Sunda.

Menurut Sekretaris Paguyuban Mas TRIP Surabaya, Andi Kristyono yang didampingi oleh Biro Hukum Paguyuban Mas TRIP, Enny Wisnu Wardhani dan Biro Umum Wahyu Widodo, siap mendatangkan pengurus dan anggota Paguyuban Mas TRIP seluruh Indonesia ke Surabaya dalam upaya memprotes hilangnya sebagian nama Gunungsari, yang dianggap memiliki nilai sejarah bagi keluarga veteran.

Enny Wisnu Wardhani menambahkan bahwa Paguyuban Mas TRIP tidak kali ini saja menghadapi kasus yang dianggap menodai sejarah. Sebagai putera puteri penjuang, semangat untuk membela dan menjaga nilai nilai kepahlawanan dan kesejarahan harus selalu dikobarkan seperti halnya semangat perjuangan para pendahulu yang terus berkobar dalam menjaga kedaulatan bangsa.

Maka dalam menghadapi kasus hilangnya nama jalan Gunungsari, meski secuwil, hal ini dianggap sebagai masalah besar dan serius bagi Paguyuban Mas TRIP. Hilangnya nama jalan Gunungsari adalah hilangnya sejarah yang terkait dengan riwayat orang tua mereka.  

Pada Kamis, 9 Agustus 2018, Paguyuban Mas TRIP Jawa Timur PD Surabaya diundang oleh Humas Pemerintah Propinsi Jawa Timur untuk membicarakan tentang perubahan nama jalan tersebut. Dalam pertemuan itu, pengurus paguyuban Mas TRIP menyampaikan sikap dan pendiriannya agar nama jalan Gunungsari (dan Dinoyo) tidak diganti dengan nama lain. Sementara itu, menanggapi sikap pengurus Paguyuban Mas TRIP, Kepala Biro Humas dan Protokol Setdaprov Jatim, Drs. Benny Sampir Wanto M.Si, mengatakan bahwa dirinya akan mempertimbangkan. (yos)

Berita Terkait


600 Meter dari Jalan Gunung Sari Berganti Nama Jadi Jalan Prabu Siliwangi

Mas TRIP Jatim dan Gubernur Jatim Bahas Perubahan Nama Jalan

Semangat Hijrah di Jalan Gunungsari dan Dinoyo.

Belajarlah Sejarah Agar Tidak Hilang Jati Dirimu


Tolak Perubahan Nama Jalan, Pejuang Veteran Ikut Geruduk Kantor Dewan

Paguyuban Mas Trip Jawa Timur P.D. Surabaya Tolak Pergantian Nama Jalan Gunung Sari

Tak Setuju Perubahan Nama Jalan, Begini Sikap Fatchul Muid

Menakar Polemik Perubahan Nama Jalan di Era Reformasi Birokrasi Pakde Karwo
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber