Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Cabuli 10 Orang Anak di Bawah Umur, Guru Sekolah Dasar Dituntut Berat
Kamis, 09-08-2018 | 18:13 wib
Oleh : Ayul Anhdim
Surabaya pojokpitu.com, Terbukti mencabuli anak didiknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar, guru sekolah dasar di Surabaya dituntut berat oleh jaksa 12 tahun penjara. Terdakwa melakukan pencabulan disertai dengan kekerasan. Atas tuntutan tersebut, penasehat hukum terdakwa akan mengajukan pembelaan pada persidangan berikutnya.

M Saibatul Hamdi, seorang  guru sekolah dasar di Kota Surabaya, yang terjerat kasus pencabulan kepada beberapa anak didiknya yang masih duduk di bangku sekokah dasar, Kamis sore, dituntut berat oleh jaksa penuntut umum Kejati Jatim. Terdakwa dituntut 12 tahun penjara .

Selain dituntut pidana terdakwa juga didenda Rp 1 milyar subsider 3 bulan penjara. Terdakwa terbukti melanggar pasal pencabulan disertai kekerasan .

Menanggapi tuntutan tersebut, penasehat hukum terdakwa, Irma Rahmawati, akan mengajukan pembelaan pada persidangan berikutnya, yang intinya tidak ada kekerasan dalam kasus tersebut.

Dalam persidangan, terdakwa terbukti telah mencabuli anak didik sebanyak 10 orang .

Seperti diketahui, terdakwa ditangkap oleh kepolisian Polrestabes Surabaya setelah adanya laporan dari korban.(end)



Berita Terkait


Cabuli 10 Orang Anak di Bawah Umur, Guru Sekolah Dasar Dituntut Berat

Terangsang Ketampanan, Buruh Pabrik Cabuli Bocah 6 Tahun

Kakek 50 Tahun Cabuli Siswi SMP

Kenalan Lewat Bigo, Guru Bahasa Inggris Cabuli Gadis di Bawah Umur


Junaidi Terduga Pencabulan Ditangkap Unit PPA

Terpidana Kasus Pencabulan, Anggota DPRD Bangkalan Dieksekusi Kejari Surabaya

Pelaku Pencabulan Terhadap Siswi SMK di Driyorejo Divonis 7 Tahun Penjara

Terlibat Pencabulan, Mantan Dosen Unair Divonis 5 Tahun Penjara
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber