Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Geger Sapi Gelonggongan di Ngawi, Dirut RPH Surabaya Klaim Aman dan Bebas Sapi Gelonggongan
Kamis, 09-08-2018 | 17:57 wib
Oleh : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Terbongkarnya praktik sapi gelongongan di Ngawi Jawa Timur, yang disebut didistribusikan di Rumah Potong Hewan (RPH) di Surabaya langsung dibantah Direktur Utama RPH Kota Surabaya, Teguh Prihandoko. Dirinya memastikan sapi yang masuk, aman dan bebas dari sapi gelonggongan.

Praktik sapi gelonggongan di kawasan Ngawi Jawa Timur, membuat resah masyarakat, khususnya warga Surabaya. Praktik sapi gelonggongan yang dilakukan oleh Ahmad Ni Amthowi ini menyebut bahwa dirinya mendistribusikan hasil sapi gelonggongan di kawasan Pegirian Surabaya.

Hal itu tentu saja langsung dibantah Dirut RPH Kota Surabaya, Teguh Prihandoko. Pasalnya, sapi yang masuk ke RPH Surabaya harus melalui tahap karantina selama 12 jam dan ciri - ciri utama sapi gelonggongan pasti tak mampu bertahan lama dan karena langsung mati seketika.

Teguh mengatakan, lokasi Pegirian Surabaya sendiri terdapat pula RPH, dimana jagal atau pemilik sapi berbagai daerah dapat memotong sapi di RPH ini. Tidak hanya sebagai tempat pemotongan saja, biasanya tengkulak datang langsung ke RPH untuk menemui sang jagal atau pemilik sapi untuk transaksi jual beli, usai dilakukan proses penyembelihan sapi.

Disinggung kasus sapi gelonggongan di Ngawi, Teguh memastikan kawasan RPH Surabaya bebas dari sapi gelonggongan, karena sapi dari para jagal harus melalui pemeriksaan ante mortem, karantina sapi selama 12 jam di kandang dan harus menyerahkan berkas kesehatan sapi.

Di tempat yang sama, Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Mazlan Mansyur, meminta pihak kepolisian segera mengusut tuntas hingga akar-akarnya, perihal kasus sapi gelonggongan di Ngawi Jawa Timur yang disebut didistribusikan di RPH Surabaya.

Sebagai tambahan, RPH hanya sebagai tempat untuk memfasilitasi jagal si pemilik sapi,untuk pemotongan sapi dikenakan tarif Rp 50 ribu per ekor.(end)




Berita Terkait


Geger Sapi Gelonggongan di Ngawi, Dirut RPH Surabaya Klaim Aman dan Bebas Sapi Gelonggongan


Usai Ayam Tiren, Polisi Sita Daging Sapi Gelonggongan

Diduga, Praktek Sapi Gelonggongan Marak Jelang Hari Raya Idul Adha
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua