Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Ilustrasi
Palsukan Dokumen Kependudukan, Pria Asal Kediri Diciduk
Kamis, 09-08-2018 | 17:25 wib
Oleh : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim meringkus satu orang warga Kediri atas kasus pemalsuan dokumen kependudukan yang digunakan untuk mengajukan kredit. Modus yang dilakukan tersangka, yaitu mendaur ulang dokumen lama untuk dicetak kembali dengan data baru sesuai keinginan pemesan.

Agung Wiyono, warga Jengkol, Plosoklaten Kediri harus berurusan dengan polisi. Pria 37 tahun ini diringkus Subdit III Jatanras karena terbukti melakukan pemalsuan dokumen kependudukan.

Tersangka yang merupakan residivis kasus penipuan ini, ditangkap karena membuka praktek pembuatan dokumen kependudukan palsu, mulai KTP, kartu keluarga, akte cerai, serta ijasah, SIM hingga STNK. Namun identitas palsu ini banyak dipesan untuk digunakan keperluan pengajuan kredit kendaraan, serta mencari kerja.

Modus yang dilakukan tersangka adalah mengumpulkan dokumen kependudukan lama hingga dokumen orang meninggal untuk didaur ulang dan dicetak kembali dengan data sesuai keinginan pemesan. Untuk satu dokumen palsu, tersangka mendapatkan keuntungan Rp 500 ribu hingga Rp 3 juta.

"Pengungkapan kasus pemalsuan dokumen ini bermula dari laporan sejumlah perusahaan pembiayaan, yang mengaku tertipu dengan pemohon kredit yang menggunakan dokumen palsu," kata Kompol. Supriyono, Kanit Curanmor Subdit III Jatanras Polda Jatim.

Atas perbuatannya, tersangka bisa dijerat dengan pasal 263 KUHP tentang tindak pidana pemalsuan dokumen, dengan ancaman pidana penjara diatas tiga tahun.(end)




Berita Terkait


Demi Rp 250 Juta, Dua Pemuda Palsukan Dokumen

Palsukan Dokumen Kependudukan, Pria Asal Kediri Diciduk


Palsukan Dokumen, TNI Laporkan Egi Sudjana ke Polres Tulungagung
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber