Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Pendidikan 

Else Windasari, mengaku, karyanya ini bermula dari keprihatinannya usai melihat seorang tuna netra, mengalami kecelakaan tertabrak keendaraan saat menyeberang jalan. Foto: Heru Kuswanto
Siswi SMP Ciptakan Rompi Navigasi Penyandang Tuna Netra
Minggu, 05-08-2018 | 09:23 wib
Oleh : Heru Kuswanto
Ponorogo pojokpitu.com, Pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Ponorogo, berhasil menciptakan alat yang dapat berfungsi sebagai navigasi bagi penyandang tuna netra. Karya yang cukup inovatif tersebut, berhasil memenangkan medali emas pada olimpiade penelitian siswa Indonesia 2018.

Tangan-tangan terampil Else Windasari dan nadia, siswI kelas 2 SMP negeri 1 jetis, Ponorogo, akhirnya berhasil menciptakan alat untuk membantu para penyandang tuna netra. sebuah rompi yang dilengkapi dengan sensor ultrasonic ini, dapat mendeteksi benda-benda yang ada disekeliling, sehingga dapat memberikan informasi kepada pemakainya.

Fungsi utama alat ini yaitu untuk membantu penyandang tuna netra, agar mengetahui objek yang berada di depannya maupun disamping kanan-kiri. Karena sensor yang tertanam akan mengirimkan informasi untuk berbelok arah.

Selain itu, alat ini juga dilengkapi dengan sensor cahaya sehingga saat malam hari, lampu led yang terpasang akan menyala secara otomatis .

Else Windasari, mengaku, karyanya ini bermula dari keprihatinannya usai melihat seorang tuna netra, mengalami kecelakaan tertabrak keendaraan saat menyeberang jalan.

"Sempat beberapa kali mengalami kegagalan karena sulitnya proses pemprograman, namun setelah enam bulan akhirnya alat ini pun berhasil diciptakan," jelas Else Windasari.

Kepala sekolah SMPN 1 Jetis, Asih Setiyowati, sangat mengapresiasi karya inovatif yang berhasil diciptakan siswanya ini. Ia berharap, alat bantu tuna netra ini nantinya bisa lebih dikembangkan.

"Sehingga benar-benar dapat berguna untuk membantu aktivitas sehari-hari para penyandang tuna netra," tutur Asih Setiyowati.

Pada olimpiade penelitian siswa indonesia yang diselenggarakan di Surabaya tanggal 22 hingga 26 Juli 2018 lalu, hasil karya Else dan Nadia ini berhasil menyabet medali emas dan mengalahkan 102 peserta.

Karya ini diharapkan dapat menumbuhkan lebih banyak lagi kreatifitas anak bangsa. (yos)

Berita Terkait


Siswi SMP Ciptakan Rompi Navigasi Penyandang Tuna Netra


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber