Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Sosok 

Demi Bisa Naik Haji, Penjual Sayur Rela Makan Nasi Karak
Rabu, 01-08-2018 | 22:14 wib
Oleh : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Agar bisa berhaji, seorang tukang sayur keliling asal Tuban, rela makan nasi gugur atau karak.

Adalah Sariati (57), jemaah calon haji yang tergabung di kelompok terbang 42 asal Tuban, memiliki motivasi tinggi untuk berhaji. Demi mewujudkan keinginannya untuk berhaji, ibu satu anak ini hidup berhemat dengan memakan nasi gugur atau nasi karak.

Bahkan sejak 1995, Sariati rela makan nasi gugur atau nasi karak itu. Tekat kuatnya dilakukan agar bisa menyisihkan separuh keuntungan dagang sayur keliling untuk menabung.

"Sisa nasi itu diperoleh dari sejumlah tetangga, selanjutnya dikeringkan untuk dimasak kembali," cerita Sariati.

Dari berhemat itu, Sariati bisa menyisihkan uang mulai dua Rp 500 hingga Ro 10 ribu tiap hari. Uang tersebut dikumpulkan dan disimpan di bawah tikar pandan tempat tidurnya.

Pada 2010, Sariati akhirnya berhasil mengumpulkan hingga Rp 26 juta. Lantas, uang tersebut digunakan untuk menutup biaya pendaftaran ongkos naik haji.

Sembari mengenang upaya kerasnya untuk berhaji, Sariati berencana tetap berjualan sayur keliling setelah pulang dari tanah suci nanti. (pul)



Berita Terkait


Sisihkan Upah, Tukang Pijat Keliling Naik Haji

Karena Sakit, Tiga Jemaah Calon Haji Tertunda Berangkat

Positif TBC, 2 JCH Dirawat di Ruang Isolasi

Usai Cium Hajar Aswad, Jemaah Haji Asal Kediri Meninggal


Berkah Penjaga Makam dan Pencari Bunga Kamboja, Bisa Berangkat Naik Haji

Sudah 5 Jemaah Haji Meninggal di Tanah Suci

Petugas Sita Barang Berbahaya Milik Jemaah Calon Haji

Karena Sakit, Jamaah Calon Haji Ini Naik Ambulance
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber