Berita Terbaru :
Batuan Masker Terus Mengalir Untuk Mensukseskan Jatim Bermasker
Nilai Bantuan Sembako Covid-19 Dituding Tidak Sesuai Dengan Jumlah Nominal Rupiah
Calon Penumpang Pewasawat Keluhkan Tingginya Biaya Rapid Test di Bandara Juanda Surabaya
Pendistribusian Bansos Pangan BPNT Diperketat
Temuan Beras Apek dan Berkutu Semakin Meluas
Terlalu Mendadak, Siswa Bingung Tes Rapid
Peserta SBMPTN Mengaku Kecewa Mendapat Informasi Wajib Tes Covid-19 Mendadak
Bagi Masker Kampanyekan Jatim Bermasker
Gugus Tugas Covid Jatim Dapat Support Obat Avigan Dari IHC
Pemkot Akan Gratiskan Tes Covid-19 Bagi Peserta UTBK yang Tidak Mampu
Pencoblosan Dimodifikasi Menyesuaikan Protokol Kesehatan
Peserta KIP dan KTP Surabaya Bisa Tes Rapid Gratis
Ratusan Demo Driver Tuntut Rapid Tes Gratis
Kampus Siapkan Ruang UTBK Dengan Protokol Kesehatan
Jamaah Mukimin Asal Jatim di Arab Saudi Akan Melaksanakan Haji Tahun 2020
   

JAD Dibekukan Karena Terlibat Jaringan Teroris
Peristiwa  Selasa, 31-07-2018 | 17:40 wib
Reporter : Iman Pujiono
Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (31/7) pagi, menjatuhkan vonis membekukan organisasi Jamaah Ansharut Daullah (JAD) pimpinan terdakwa Zainal Anshori. Foto: Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (31/7) pagi, menjatuhkan vonis membekukan organisasi Jamaah Ansharut Daullah (JAD) pimpinan terdakwa Zainal Anshori. Dalam amar putusannya majelis hakim yang diketuai Aris Bawono, langgeng menyatakan organisasi jad terbukti secara sah dan menyakinkan berafiliasi dengan ISIS.

"JAD dinyatakan terlibat dalam serangkaian aksi teror. Karena itu, majelis hakim menjatuhkan vonis membekukan JAD," ujar Aris Bawono.

Atas putusan ini, baik terdakwa maupum kuasa hukum, Asludin Hatjani, mengaku menerima dan tidak akan melakukan banding. "Namun, bukan berarti menyetujui putusan tetsebut," tuturnya.

Berbeda dengan kuasa hukum, Jaksa Penuntut Umum, Heri Jerman, justru menyatakan untuk berfikir fikir atas putusan tersebut.

"Kita akan mempelajari poin putusan majelis hakim, walaupun semuanya sudah terpenuhi," Ucap Heri Jerman.

Jika nantinya organisasi ini masih melakukan kegiatan diluar, maka proses hukum akan segera dilakukan dan menindak oknum didalamnya.

Sidang sendiri dijaga puluhan petugas bersenjata lengkap, pengamanan diperketat mengingat sidang hari ini adalah putusan pembubaran JAD. Dalam sidang ini, terdakwa sempat berteriak takbir sebanyak dua kali. (yos)




Berita Terkait

Mengenang 1 Tahun Bom Surabaya Deklarasi Lawan Teroris

Rumah Pelaku Bom Surabaya, Dita Oepriarto Masih Utuh

Cerita Ari Setiawan, Korban Selamat Ledakan Bom Gereja di Surabaya

Jemaat Gereja Santa Maria Tak Bercela Maknai Sebagai Peristiwa Iman
Berita Terpopuler
Masuk Bui, Mantan Kades Sumber Salak Tersangka Korupsi Dana Desa
Hukum  9 jam

Batasi Aktifitas, Tiga Ruas Jalan Nanti Malam Kembali Ditutup
Metropolis  5 jam

Diduga Depresi, Suharti Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur
Malang Raya  10 jam

Ratusan Demo Driver Tuntut Rapid Tes Gratis
Metropolis  4 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber