Berita Terbaru :
Waspada! Anak Muda Paling Rentan Alami Masalah Mental Selama Pandemi
Puluhan Napi Gunakan Fasilitas Video Call Untuk Berlebaran Dengan Keluarga
Tercatat Sebanyak 25 Masjid di Kota Batu Gelar Sholat Ied
Lebaran Ala Petugas Medis RS PHC Surabaya
Pesan Bang Hotman Paris Pada Momen Idulfitri Tahun Ini
Komentar Direktur Pasific Studies Tentang Pilkada 2020
Bos Petronas Yamaha SRT Blak-blakan Soal Niat Lorenzo Ambil Kursi Rossi
WhatsApp Punya Fitur Baru yang Memudahkan Penggunanya, Seperti Apa?
Bursa Transfer: Bek Tangguh ke MU, Bomber Maut ke Liverpool
Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
   

Menabung 20 Tahun, Penjual Susu Keliling Bisa Pergi Haji
Info Haji  Jum'at, 27-07-2018 | 14:29 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Guna menjaga stamina saat menjalankan ibadah haji, kakek Muadji rutin olah raga jalan kaki keliling kampung. Foto: Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Setelah menabung selama 20 tahun, seorang kakek yang berprofesi sebagai tukang susu keliling kampung asal Sidoarjo, akhirnya bisa berangkat haji. Keteguhan hati dan kerja keras, menjadikan cita citnya untuk berhaji terkabul.

Adalah kakek Muadji (62), warga Desa Sido Kepung, Kecamatan Buduran. Setiap hari berjualan susu keliling, untuk menghidupi keempat anaknya. Profesi sebagai penjual susu keliling ini digeluti kakek dua cucu ini sejak puluhan tahun lalu.

Niat untuk ibadah haji membuat Muadji harus bekerja keras dan rajin menabung. Hasil penjualan susu kelilinya ke kampung kampung dengan menggunakan sepeda motor yang dilakukannya, hasilnya sebagian disimpan.

Setelah menyimpan jerih payahnya 20 tahun, Muadji beserta istrinya Kholifah, dipastikan berangkt haji bersama ratusan calon jemaah haji lainya asal Sidoarjo.

Uang yang terkumpul kemudian di gunakan Muadji mendaftar haji pada tahun 2006 lalu, dan tak berapa lama Muadji mendapat nomor antrian keberangkat haji.  Muadji kian bersemangat untuk berangkat haji, sisa uang untuk membayar biaya berangkat haji dilunasinya dengan cara dicicil, dari hasil menjual susu keliling.

Menurut Muadji, meskipun penghasilannya menjual susu keliling hanya memiliki keuntungan Rp 30 ribu, dirinya selalu menyimpan sebagian perharinya untuk naiuk haji.

"Upaya lain agar uangnya terkumpul untuk keperluan biaya haji, selalu rajin ikut arisan kampung," kata Muadji.

Muadji masuk dalam kloter 74 dari Sidoarjo, Embarkasi Surabaya. Muadji beserta istri dijadwalkan berangkat yakni 10 Agustus mendatang. Guna memastikan kesehatannya terjadi, Muadji seteiap pagi selalu olah raga dengan berjalan kaki dikampungnya. (pul)

Berita Terkait

Positif TBC, 2 JCH Dirawat di Ruang Isolasi

Usai Cium Hajar Aswad, Jemaah Haji Asal Kediri Meninggal

Sudah 5 Jemaah Haji Meninggal di Tanah Suci

JCH Termuda Tak Bisa Ikuti Ospek Kampus
Berita Terpopuler
Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
Otomotif  9 jam

Bursa Transfer: Bek Tangguh ke MU, Bomber Maut ke Liverpool
Sepak Bola  8 jam

WhatsApp Punya Fitur Baru yang Memudahkan Penggunanya, Seperti Apa?
Teknologi  7 jam

Bos Petronas Yamaha SRT Blak-blakan Soal Niat Lorenzo Ambil Kursi Rossi
Olah Raga  6 jam



Cuplikan Berita
Penjelasan Brigjen Sandi Nugroho Terkait Pria Bergamis Adu Mulut di Checkpoin
Pojok Pitu

Oleng, Truk Muat Jeruk Ambruk ke jalan
Pojok Pitu

Camat Duduksampeyan Didatangi Pemuda Desa Gredek Terkait BLT
Jatim Awan

Cuaca Buruk, Pelabuhan Ketapang Berlakukan Buka Tutup
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber