Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Kasus Siswa Lumpuh, Pihak Keluarga Korban Meminta Diselesaikan Kekeluargaan
Selasa, 24-07-2018 | 18:07 wib
Oleh : Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Penyidik Reserse Polres Mojokerto masih terus melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap kasus yang menimpa siswa SMA Negeri 1 Gondang, yang lumpuh akibat hukuman squad jump dari kakak seniornya. Namun pihak keluarga meminta kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan mengingat pihak sekolah telah bertanggung jawab terhadap perawatan korban.

Proses hukum atas kasus yang menimpa salah satu siswi SMA Negeri 1 Gondang, Hanum Dwi Aprilia, yang mengalami lumpuh akibat hukuman squard jump dari seniornya, terus dilakukan penyelidikan dan pendalam oleh Penyidik Reserse Polres Mojokerto.
 
Dalam kasus siswa SMA Negeri 1 Gondang, pihak kepolisian Polres Mojokerto sudah memanggil pihak sekolah dan beberapa saksi yang mengetahui peristiwa tersebut. Namun pihak keluarga korban belum melaporkan peristiwa yang dialami siswi asal Krian Sidoarjo, yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.
 
AKP M Sholikin Ferry, Kasat Reskrim Polres Mojokerto, mengatakan penyidik masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. "Namun pihak keluarga meminta kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan, mengingat pihak sekolah sudah bertanggung jawab atas seluruh pengobatan korban hingga sembuh," tutur AKP M Sholikin Ferry, Kasat Reskrim Polres Mojokerto
 
Sementara itu, untuk kesehatan korban Hanum Dwi Aprilia, yang menjalani perwatan di rumah sakit, sudah menunjukan perkembangan cukup baik. Bahkan sejak mengikuti terapi dua hari terakhir, korban sudah bisa berjalan kembali.(end)

Berita Terkait


Kasus Siswa Lumpuh, Pihak Keluarga Korban Meminta Diselesaikan Kekeluargaan


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber