Berita Terbaru :
78 Kg Sabu-Sabu dan Puluhan Ribu Pil Ekstasi, Koplo dan Happy Five Dimusnahkan
Usai Apel Pagi PNS Dilingkungan Pemkab Gresik Rebutan Buah-Buahan
64.849 Peserta BPJS Kesehatan Akan Dinonaktifkan
Pemilik Tambang Tewas Tertimbun Longsoran
69 Kelurahan Di Surabaya Nol Kasus Covid 19
Perempuan MKGR Target 10 Ribu Untuk Kemenangan Mahfud Arifin
Belajar 12 Tahun Menjadi Prioritas Utama Paslon Er-Ji
Haul KH Abdul Hamid, Dilakukan Virtual dan Membatasi Jamaah Hadir
FK3 Resmi Cabut Dukung Kelana Beralih Dukung Paslon Nomor Urut 1
Diduga Peninggalan Kerajaan Majapahit, Digali Secara Liar Oleh Oknum dan Kini Dikubur Kembali
Dampak Positif Covid, Merebaknya UMKM
Waspada Banjir, Kerja Bhakti Bersihkan Sungai Dari Sampah
Pelanggar yang Terjaring Operasi Zebra Tidak Ditilang Tetapi Dihipnoterapi
Kantor PLN Ponorogo Tutup Akibat Covid 19
Jaksa Agung Muda Pengawas Sidak Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Sidoarjo
   

Panen Raya, Harga Cengkeh Malah Turun
Mataraman  Sabtu, 21-07-2018 | 17:35 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Saat ini harga cengkeh basah hanya di harga Rp 28.500 perkilogram. Harga ini jauh dari harga sebelumnya, yang mencapai Rp 35 ribu perkilogramnya. Foto: Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Memasuki musim panen raya petani cengkeh di Kabupaten Jombang, harus bersabar. Pasalnya harga cengkeh tahun ini menurun dibandingkan dengan harga cengkeh tahun sebelumnya.

Saat ini harga cengkeh basah hanya di harga Rp 28.500 perkilogram. Harga ini jauh dari harga sebelumnya, yang  mencapai  Rp 35 ribu perkilogramnya.

Aktifitas panen raya petani cengkeh dilakukan di Desa Sumber Kecamatan Wonosalam Jombang. Warga memanen cengkeh dengan alat seadanya. Berbekal tangga dan glangsing yang ditalikan di perutnya, mereka memetik cengkeh yang masih berkembang.

Tidak hanya kaum pria, sejumlah kaum hamapun tampak antusias membantu melakukan panen raya cengkeh tahun ini. Meskipun resiko keselamatan di pertaruhkan mereka tetap semangat memanen cengkehnya.

Sayangnya ditengah panen raya ini harga cengkeh kurang bersahabat. Yanti salah satu petani cengkeh mengaku, penurunan harga ini akibat suasana cuaca yang kurang panas. Sehingga kualitas cengkeh sedikit menurun.

"Harga jual saat ini memang tidak sampai membuat petani merugi, namun keuntungan yang didapat relatif kecil," jelas Yanti.

Petani berharap ada campur tangan dari pemerintah untuk membantu menstabilkan harga cengkeh, yang bisa menguntungkan petani. Sehingga musim panen yang sudah memasuki pertengahan ini bisa menjadi berkah petani. (yos)




Berita Terkait

Dari Rp 200 Ribu, Harga Cengkeh Sekarang Tinggal Rp 49 Ribu

Musim Panen, Petani Merugi Harga Cengkeh Anjlok

Panen Raya, Harga Cengkeh Malah Turun
Berita Terpopuler
Obyek Wisata Budug Asu Bisa Lewati 2 Jalur Berbeda
Malang Raya  13 jam

Tingkatkan Efektif Sekolah Daring di Sekolah Luar Biasa
Malang Raya  11 jam

Seorang Laki-Laki Tanpa Identitas Tenggelam di Sungai Bengawan Solo
Peristiwa  7 jam

Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber