Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Pendidikan 

Sinergitas ketiga lembaga negara ini resmi terjalin melalui penandatanganan nota kesepahaman di Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Kamis (19) siang. Foto: Iman Pujiono
Kemendikbud Akan Masukan Bahaya Narkoba dan Terorisme ke Kurikulum
Kamis, 19-07-2018 | 20:50 wib
Oleh : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Badan Nasional Penagulangan Teroris (BNPT) dan Badan Narkotika Nasional (BNN), sepakat memasukkan materi bahaya penggunaan narkoba dan radikalisme kedalam kurikulum diseluruh jenjang pendidikan.

Sinergitas ketiga  lembaga negara ini resmi terjalin melalui penandatanganan nota kesepahaman di Kantor Kemendikbud,  Senayan, Jakarta, Kamis (19) siang. Nota kesepahaman ditandatangani langsung oleh kepala BNN, Heru Winarko dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy dan kepala BNPT, Suhari Alius.

Hal terpenting yang disepakati oleh ketiga belah pihak adalah, mengintegrasikan materi bahaya penyalahgunaan narkoba  dan teroris  ke dalam kurikulum.

"Kurikulumnya sendri didesain secara lues dan tidak kaku dan kurikulum berasal dari Kemedikbud yang juga mengandeng dari Kementrian Agama," jelas Muahdjir Effendy.

Sementara kepala BNPT Suhari Alius, mengatakan, pendidikan karakter dan agama adalah yang paling utama. "Kita akan bekerja sama dengan Kementrian Agama, untuk memasukan materi pendidikan yang materinya terkait intoleran dan radikalisme," jelas Suhardi Alius.

Bahaya narkoba dan teroris, menjadi perhaian serius Pemerintah Indonesia. Pasalnya kedua hal tersebut akan merusak mental moral bangsa. (yos)




Berita Terkait


Kemendikbud Akan Masukan Bahaya Narkoba dan Terorisme ke Kurikulum

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber