Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Demi Nobar Piala Dunia, Bunderan ITS Ditutup
Minggu, 15-07-2018 | 19:09 wib
Oleh : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Antusiasme warga Surabaya jelang final piala dunia 2018 antara Prancis versus Kroasia mulai terasa. Salah satunya acara nonton bareng yang digelar di sepanjang jalan Bundaran Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

Persiapan acara nobar di Bundaran ITS hingga Minggu (15/7) sore mulai terlihat. Mulai pemasangan panggung hingga pemasangan pagar untuk akses menuju bundaran ITS juga sudah mulai ditata.

Pihak Unit Lalu Lintas Polsek Sukolilo Surabaya sudah melakukan serangkaian rekayasa lalu lintas saat Bundaran ITS ditutup. Agar tidak terjadi kemacetan atau penumpukan volume kendaraan dikawasan Kertajaya dan Mulyosari.

Menurut Kepala Unit Lalu Lintas Polsek Sukolilo, AKP Sukar, untuk arus kendaraan dari perempatan Kertajaya yang menuju Pakuwon City atau jalan Mulyosari Surabaya masih bisa dilalui. Untuk pengendara yang menuju ke arah kampus ITS, dapat langsung lewat jalan Gebang Lor Surabaya. Selain itu, untuk kendaraan dari arah Pakuwon City dapat langsung lewat barat bundaran ITS yang sudah disekat.

Seputar jalan akses ke Bundaran ITS akan dibuka kembali setelah gelaran nobar final piala dunia antara Prancis versus Kroasia selesai. (pul)



Berita Terkait


Gelar Nobar Piala Dunia, Bali Rich Luxury Hotel Digugat 1 Triliun

Ajak Kalangan Milenia Tangkal Radikalisme dengan Nobar Film "22 Menit"

Nikmati Nobar Final Piala Dunia dengan 5 Camilan ini

Demi Nobar Piala Dunia, Bunderan ITS Ditutup


Ajak Kalangan Milenia Tangkal Radikalisme dengan Nobar Film "22 Menit"

Serunya Nobar Pemutaran Perdana Film 22 Menit

Nikmati Nobar Final Piala Dunia dengan 5 Camilan ini

Demi Nobar Piala Dunia, Bunderan ITS Ditutup

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber