Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Mlaku - Mlaku 

Teletak di area Perumahan Griya Permata Asri, Jalan Kyai Mojo, Kelurahan Mojokampung, Kecamatan Bojonegoro Kota ini, menjadi destinasi wisata foto selfie yang instagramable, bagi pegila fotografi. Foto: Imam Maburi
Merubah Hunian Jadi Lokasi Wisata Negeri Atas Air
Rabu, 11-07-2018 | 00:29 wib
Oleh : Imam Mabrurin
Berita Video : Merubah Hunian Jadi Lokasi Wisata Negeri Atas Air
Bojonegoro pojokpitu.com, Apa jadinya bila rumah hunian dijadikan tempat wisata? ya sebuah rumah di Kabupaten Bojonegoro didesain sedemikian rupa, menjadi spot wisata foto yang instagramable. Mengambil tagline negeri atas air, rumah wisata yang terletak di kompleks perumahan ini, menjadi destinasi alternatif warga Bojonegoro.

Teletak di area Perumahan Griya Permata Asri, Jalan Kyai Mojo, Kelurahan Mojokampung, Kecamatan Bojonegoro Kota ini, menjadi destinasi wisata foto selfie yang instagramable, bagi pegila fotografi.
 
Pemilik rumah wisata negeri atas air, Saiful Salam menuturkan, ide menjadikan kediamannya sebagai rumah wisata ini sebenarnya hanya berawal dari iseng- iseng. Melihat latar belakang rumah yang dipenuhi tambak ikan milik warga.
 
Dari sanalah, Saiful bersama seorang temannya mulai mendesain rumah uniknya sejak November 2017 dan membuka untuk destinasi wisata foto pada Februari 2018. Meski tergolong baru, tapi antusiasme masyarakat Bojonegoro cukup besar.

Setidaknya setiap harinya ada 50 orang, yang menyempatkan berkunjung ke negeri atas air ini. Bahkan jumlah itu bertambah hingga setengahnya atau mencapai 80 orang diakhir pekan dan pada musim libur panjang.
 
Selain warga Bojonegoro, pengnjung juda datang dari luar kota, yaitu Surabaya, Malang hingga Jakarta. Rumah wisata ini juga menjadi rumah hunian yang ditinggali, pertama difungsikan sebagai wisata untuk spot foto, yang didekorasi sedemikian rupa.
Ditambahkan Saiful Salam, Keunikan lain tempat ini, selain rumah hunian pribadi yang dijadikan tempat wisata, juga karena desain dekorasi bahan-bahannya dari olahan barang bekas dan sampah, yang dianggap tak terpakai oleh masyarakat.

"Seperti ban bekas, tanaman alang-alang yang dianggap hama di rawa-rawa, hingga jaring jaring-jaring bekas," ujar Saiful Salam.
 
Pengunjung juga dapat menikmati sensasi memanjat gubug atas, yang di belakangnya tepat terdapat tambak ikan, sehingga ada adrenalin yang terpacu bila menaiki atap gubug tersebut.
 
Untuk anda yang berencana singgah di sini, tak perlu khawatir kantong anda akan terkuras. Pengunjung cukup menikmati hidangan makanan dan minuman seadanya yang disuguhkan pengelola. Jika tak membeli, maka pengunjung akan dikenakan tarif Rp 8 Ribu per orang.

Bila anda berkunjung ke rumah wisata negeri atas air, tempat ini mulai buka mulai pukul 7 pagi hingga pukul 10 malam. (yos)

Berita Terkait


Merubah Hunian Jadi Lokasi Wisata Negeri Atas Air

Putri Maron, Wisata Alami Bernuansa Hutan Pinus

Pesona Wisata Alam di Kabupaten Malang, Coban Barnawi

Wisata Alam Jatim Dongkrak Kunjungan Wisman


Air Terjun Banyu Nget, Wisata Alam Baru di Trenggalek

Memperdayakan Potensi Desa Dengan Wisata Alam

Liburan Wisata Alam Banyu Mili Ramai Pengunjung

Wisata Alam Berkonsep Techno Edu Park Diminati Pengunjung
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber