Berita Terbaru :
Gubernur Jatim Membuka Masa Orentasi Sekolah Secara Virtual
Menpora Apresiasi PBSI Home Tournament
Xiaomi Siapkan Kejutan Ponsel Unik
Patroli Masker, Risma Perintahkan Kadis Turun Jalan Bagikan Masker
Tanam Sayur Untuk Ketahanan Pangan Di Masa Pandemi Covid-19
HNW: Pemerintah Harus Konsekuen Melaksanakan UU Pesantren
Pondok Gontor 2 Klaster Baru Covid-19, Begini Respons Gus Jazil MPR
Bursa Transfer: Kiper Tangguh ke Chelsea, Bintang Barcelona ke MU
Sejumlah Pria Bertubuh Kekar Menyobek Spanduk Partai Berkarya, Ada Tommy Soeharto
   

Jelang Tahun Ajaran Baru, Seragam Sekolah Di Pasar Tradisional Diburu Pembeli
Pantura  Senin, 09-07-2018 | 13:48 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Tahun ajaran baru 2018 menjadi berkah tersendiri bagi pedagang seragam sekolah di pasar tradisional Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Omzet penjualan mereka meningkat drastis hingga dua kali lipat dibanding hari biasa. Para pembeli memilih membeli di pasar tradisional, karena harganya lebih murah dibanding toko-toko modern.

Libur sekolah hampir berakhir. Beberapa hari lagi anak-anak sudah harus kembali masuk sekolah. Para orang tua kini sibuk mencari perlengkapan sekolah untuk sang anak. Selain peralatan belajar, barang yang banyak diburu adalah seragam sekolah.

Kondisi tersebut seperti terpantau di pasar tradisional di Jalan Gajahmada, Tuban, Jawa Timur. Sejak dua pekan terakhir, pembeli seragam sekolah meningkat dua kali lipat dibanding hari biasa.

Hampir seluruh tingkatan seragam mengalami lonjakan penjualan, baik seragam sekolah dasar, maupun sekolah menengah pertama dan atas. Namun hingga kini seragam sekolah dasar putih-merah menjadi yang terlaris, lalu disusul seragam pramuka.

Kondisi ini menjadi berkah bagi pedagang seragam sekolah di pasar tradisional. Dagangan mereka laris manis diserbu pembeli, sehingga omzet penjualan melonjak dua kali lipat. Dalam sehari, pedagang mampu menjual 30 stel seragam.

"Menjelang masuk sekolah penjualan seragam memang laris, ramai sejak setelah lebaran. Dibanding hari biasa, lebih ramai dua kali lipat. Sehari laku 25 stel sampai 30 stel. Paling laris seragam merah-putih, lalu pramuka," ungkap Bu Sruah, pedagang seragam.

Selain berkualitas, seragam yang ditawarkan pedagang pasar tradisional jauh lebih murah dibanding toko-toko modern. Harga yang ditawarkan beragam antara Rp 75.000 sampai Rp 200.000 per stel, bergantung ukuran dan jenis kain.(end)

Berita Terkait

Toko Seragam Sekolah Alami Penurunan Jelang Tahun Ajaran Baru

2020, Pemkot Madiun Adakan Seragam Sekolah Gratis

Molornya Pemberian Seragam Gratis Akan Dikaji Ulang

Toko Seragam Sekolah Mencapai Untung Lebih
Berita Terpopuler
Bursa Transfer: Kiper Tangguh ke Chelsea, Bintang Barcelona ke MU
Sepak Bola  8 jam

Gubernur Jatim Membuka Masa Orentasi Sekolah Secara Virtual
Pendidikan  32 menit



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber