Berita Terbaru :
Traffic Light Lumajang Dipasang Garis Jaga Jarak Layaknya Starting Grid Moto GP
Kembangkan Bakat, 5 ABK Membuat Grup Band
Pelaku Diduga Copet Diamankan Polisi Usai Gasak HP Milik Demonstran
Demo Tolak RUU Omnibus Law di Tengah Pandemi Covid-19
Dokter dan Perawat RSUD Caruban Terpapar Virus Corona
Warga Dibuat Bingung Atas Pelayanan PDAM
Sebanyak 30 Persen PPDP Surabaya Enggan Melakukan Rapid Tes
Polresta Banyuwangi Ungkap Kasus Narkoba Dalam Bungkusan Rengginang
Empat Tahun Buron, Perampok Sadis Dibekuk Jatanras
Robot Arta Mulai Layani Rapid Tes UTBK di Unair
Menko PMK Kecewa Jatim Tak Bisa Penuhi Target Dua Minggu Dari Jokowi
Perwali No 33, Masuk Surabaya Wajib Rapid Tes Bagi Warga Luar Kota
Sidak Takaran Minyak, Petugas Temukan Produsen Nakal
Program Diskon Pajak Selama Corona Berhasil Meningkatkan PAD Rp 562 Milyar
Kemenko PMK Tinjau Ruang PUPR Untuk Pasien Suspect Covid 19
   

Banyak Temuan Pelangaran, Saksi Kholifah Tolak Hasil Rekapitulasi
Pilkada  Jum'at, 06-07-2018 | 15:46 wib
Reporter : Mohammad Hasan
Pamekasan pojokpitu.com, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pamekasan, resmi menyelesaikan tahapan rekapitulasi penghitungan, untuk pemilihan bupati dan wakil bupati pamekasan.

Dalam rekapitulasi yang dihadiri semua panitia pemungutan tingkat kecamatan,Ppanwas, beserta saksi Pilbup. Dalam rekap yang digelar di gedung PKP RI ini, pasangan calon Badrut Tamam dan Rajae  mendapatkan  257.738 suara. Sedangkan pasangan calon  nomor urut dua yakni Kholilurrahman dan Fathorrahaman   mendapatkan  228.596  suara.

Namun dari hasil pleno rekaptulasi penghitungan suara tersebut ditolak para saksi Paslon nomer urut 2, yakni pasangan Kholilurrhaman dan Fathorrahman.

Menurut Kordinator saksi Paslon Kholilurrahman Dan Fathorrahman (Kholifah), Fathorrahaman, berdasarkan hasil temuan ternyata ada beberapa kejanggalan dan indikasi kecurangan. Bahkan mengarah kepada tindak pidana atau tindak pelanggaran pemilu. "Kami menolak terhadap hasil rekapitualsi KPU Pamekasan, serta proses Pemilukada yang sudah terjadi di Pamekasan," kata Fathorrahaman.

Salah satunya perbedaan data C1 di KWK yang cukup signifikan dan hampir merata di semua desa dan kecamatan. Perbedaan selisih antara penggunaan hak suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur jatim dengan pemilihan bupati dan wakil bupati Pamekasan. Dimana seharusnya hak suara di Pilgub Jawa Timur lebih besar  dari pada tingkat kabupaten, serta ada lebih dari satu orang dalam satu TPS memilih lebih dari dua kali. "Hal ini berdasarkan bukti bukti yang kami miliki, dan sudah kami laporkan ke Bawaslu Jawa Timur," tambah Fathorrahaman.
 
Sementara Ketua KPU Pamekasan Moh Hamzah mengatakan, secara prosedural dari KPU Pamekasan sudah melakukan  rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat kabupaten. "Namun misalnya ada pihak pihak yang mau menggugat hasil Pemilukada tersebut, kami mempersilahkan gugatannya dengan mematuhi aturan yang ada," kata Hamzah. (pul)


Berita Terkait

KPU Pamekasan Buka Kotak Suara Dua Kecamatan Bermasalah

Banyak Temuan Pelangaran, Saksi Kholifah Tolak Hasil Rekapitulasi

Jelang Pemungutan Suara, KPU Pamekasan Pecat 5 Anggota KPPS

KPU Pamekasan Distribusikan Logistik Dalam Satu Hari
Berita Terpopuler
FKPPI Demo Tuntut DPR RI Membatalkan RUU HIP
Peristiwa  6 jam

Tuntut Kejelasan Kasus Korupsi Warga Demo Kejaksaan
Peristiwa  9 jam

Inkrah Sejak Januari Hingga Juni, Kejari Kabupaten Malang Musnahkan Barang Bukti...selanjutnya
Malang Raya  7 jam

Karena Tak Terima Bansos, Kades dan Warga Gruduk ke UPT Pertanian
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Anak Jerapah Lahir di Tengah Pandemi
Pojok Pitu

Anak SD Dinikahkan Siri Dengan Pria Beristri Tiga
Pojok Pitu

Ingin Ketahui Fakta Penanganan Covid 19, Kapolda Jatim Akan Berkantor di Polsek
Jatim Awan

Begini Gejala Awal Hingga Rudy Ermawan Yulianto Meninggal Dunia
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber