Berita Terbaru :
Lagi, Dokter PPDS FK Unair Meninggal Akibat Covid 19
Bhayangkara United Ingin Melanjutkan Kompetisi Hingga Selesai
Hasil Survei: Tito Karnavian Menteri Paling Responsif di Era Pandemi
Dua Kepala Sekolah Ini Jadi Inspirasi Guru Penggerak
Youtube Blokir Akun yang Kerap Buat Konten Rasis
Koleksi Mobil Klasik David Beckham Dijual, Harganya Wow
Tips Agar Koneksi Internetmu Tidak Lelet
Malaysia Larang Orang Asing Salat Berjemaah di Masjid
Pakar Hukum Tata Negara Bicara soal Pelaksanaan Pilkada
Ternyata ini Klub Sepak Bola Kesukaan Ahmad Dhani
18 Tokoh Dianggap Layak jadi Menteri, Ada Ahok dan Grace Natalie
   

Menteri Susi Imbau Masyarakat Segera Serahkan Ikan Arapaima
Metropolis  Senin, 02-07-2018 | 20:48 wib
Reporter : Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, Temuan ikan arapaima di Sungai Brantas membuat geram Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Sebab, lepas liar ikan arapaima dapat membuat keanekaragaman hayati di wilayah Sungai Brantas terancam punah.

Susi menyebutkan, kepemilikan ikan arapaima secara pribadi sudah dianggap menyalahi aturan, sebab ikan jenis predator tersebut merupakan hewan yang membahayakan. Apalagi, jika ikan tersebut dilepasliarkan, bisa mengancam keberadaan hewan endemik di wilayah perairan Sungai Brantas.

"Pemilik ikan seharusnya terancam hukuman penjara lantaran ulahnya membahayakan. Sehingga dirinya pun menghimbau agar masyarakat yang masih memiliki ikan arapaima segera diserahkan kepada pihak berwenang," Susi Pudjiastuti.

Ikan arapaima gigas merupakan satu dari 152 jenis ikan ilegal yang keberadaannya dilarang di Indonesia. Ini diatur dalam peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 41 tahun 2014 tentang larangan pemasukan jenis ikan berbahaya dari luar negeri ke dalam wilayah negara Republik Indonesia.(end)



Berita Terkait

Menteri Susi Imbau Masyarakat Segera Serahkan Ikan Arapaima
Berita Terpopuler
18 Tokoh Dianggap Layak jadi Menteri, Ada Ahok dan Grace Natalie
Politik  11 jam

Ternyata ini Klub Sepak Bola Kesukaan Ahmad Dhani
Infotainment  9 jam

Pakar Hukum Tata Negara Bicara soal Pelaksanaan Pilkada
Pilkada  8 jam

Dua Kepala Sekolah Ini Jadi Inspirasi Guru Penggerak
Pendidikan  3 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber