Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Beruntung polisi datang dan mengamankan pelaku dari amuk massa. Foto Istimewa
Disini Sebelum Masuk Bui, Jambret Harus Dimassa
Sabtu, 30-06-2018 | 11:24 wib
Oleh : Abdul Majid
Berita Video : Disini Sebelum Masuk Bui, Jambret Harus Dimassa
Pasuruan pojokpitu.com, Usai menjambret tas milik perempuan, seorang jambret tertangkap basah warga. Korban yang berteriak maling membuat motor pelaku terjatuh.

Pelaku jambret YS (27), warga Rejoso, diamuk massa di Desa Mendalan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. Pelaku dipukul ditendang hingga babak belur. Beruntung polisi langsung mengamankan pelaku dari amukan massa, dan nyawanya terselamatkan.

Peristiwa penjambretan bermula, korban bernama Susilowati (36) warga Menyarik Winongan, usai berbelanja dipasar. Pelaku dibuntuti oleh pelaku YS. Saat ditikungan, pelaku beraksi menjambret tas milik korban. Namun korban berusaha melawan, agar tas yang berisi uang Rp 500 ribu dan handphone tetap dipertahankan. Akibatnya pelaku terjatuh, sehingga langsung disergap warga

Menurut Kapolsek Winongan, AKP Handoyo, dalam pemeriksaan di Mapolsek, pelaku baru mengakui perbuatannya sebanyak 2 kali di TKP Kecamatan Grati dan Kecamatan Winongan. Atas perbuatannya, pelaku meringkuk di sel jeruji tahanan Mapolsek. (pul)

Berita Terkait


Siswa SMK Rajasa Korban Jambret Akhirnya Meninggal Dunia

Empat Jambret di Bawah Umur Babak Belur Dihajar Massa

Jambret Ponsel Babak Belur Dihajar Warga Malang

Komplotan Jambret Tiga TKP Dibekuk Polisi, Sasar Wanita Main Hp di Jalan


Gagal Jambret Dompet Istri Perangkat Desa, Pemuda Babak Belur Dimassa

Dua Tahun Menyamar Santri, Jambret Tewaskan Korban Dibekuk

Dua Tersangka Spesialis Jambret HP Diringkus

Sindikat Jambret Spesialis Emak-Emak Ditangkap Satreskrim Polres Blitar Kota
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber