Berita Terbaru :
Gudang Kerajinan Batok Kelapa Terbakar di Blitar
Warga Jember Berebut Daging Hiu Tutul Yang Mati Terdampar
Menko PMK Minta Kampus Ikut Membantu Penanganan Covid 19
Ambulance Disco Menjadi Viral, Tujuannya Agar Tak Lagi Menakutkan
Pemkab Mojokerto Gratiskan Rapid Tes Bagi Pelajar Yang Ikut SBMPTN
Pakai Motor Risma Blusukan Tegur Warga Tak Pakai Masker
Wajib, Gugus Tugas Rapid Warga di Tempat Nongkrong
Petugas Gabungan Patroli Skala Besar, Segini Hasilnya
Gugus Tugas Covid 19 Siapkan Tempat Istirahat Tenaga Kesehatan
Lagi, Dokter PPDS FK Unair Meninggal Akibat Covid 19
Bhayangkara United Ingin Melanjutkan Kompetisi Hingga Selesai
Hasil Survei: Tito Karnavian Menteri Paling Responsif di Era Pandemi
Dua Kepala Sekolah Ini Jadi Inspirasi Guru Penggerak
Youtube Blokir Akun yang Kerap Buat Konten Rasis
Koleksi Mobil Klasik David Beckham Dijual, Harganya Wow
   

Begini Manfaat Sarapan untuk Kesehatan
Life Style  Jum'at, 29-06-2018 | 10:07 wib
Reporter :
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengajak Yenima sarapan dan nge-vlog bersama. Foto dok pojokpitu.com
pojokpitu.com, Salah satu manfaat sarapan pagi adalah sebagai sumber energi. Layaknya mobil, Anda butuh juga bahan bakar untuk mengembalikan energi setelah tidur malam yang panjang dan menyebabkan perut menjadi kosong.

Ini menjadi alasan mengapa sarapan sangat penting untuk memulai hari Anda.

Orang dewasa yang secara teratur sarapan sehat setiap pagi, lebih mungkin mengonsumsi cukup vitamin dan mineral, mengontrol berat badan dan hanya sedikit makan lemak dan kolesterol.

Sedangkan sarapan sehat yang dilakukan secara rutin oleh anak-anak bisa membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian mereka, menjaga berat badan yang sehat, berkonsentrasi lebih baik serta membuat anak jarang absen di sekolah.

Temuan terbaru mengungkapkan bahwa 26,7 persen orang yang melewatkan sarapan mengalami obesitas, dibandingkan dengan 10,9 persen dari mereka yang sering sarapan.

Bahkan, studi ini juga menemukan bahwa mereka yang melewatkan sarapan mereka memiliki pinggang rata-rata 97,5 cm, 9,8 cm lebih besar daripada mereka yang sarapan lima hingga tujuh kali seminggu, bahkan ketika usia, jenis kelamin dan massa tubuh dipertimbangkan.

"Konsumsi sarapan yang jarang dikaitkan dengan indeks obesitas sentral dan kenaikan berat badan, dengan asosiasi ini menjadi lebih jelas pada individu yang tidak pernah sarapan," kata peneliti yang dipimpin Kevin Smith dari Mayo Clinic di AS, seperti dilansir laman India Times, Rabu (26/7).

"Temuan kami pada orang dewasa yang sehat konsisten dengan pengamatan sebelumnya pada orang muda, menguatkan konsep bahwa konsumsi teratur makanan ini merupakan kontributor penting dan independen dari berat badan sehat pada semua usia," jelas Smith.

Orang-orang yang sarapan cenderung memiliki tingkat penyakit jantung, tekanan darah dan kolesterol tinggi yang lebih rendah, hal ini menurut lapor the American hearth association.

Memulai hari Anda tanpa makanan bisa menyebabkan penurunan energi, kinerja / output Anda, kelelahan dan perubahan suasana hati.

Setelah semua, otak Anda menggunakan hingga 20 persen energi dari makanan yang Anda konsumsi di siang hari.

Melewatkan sarapan juga bisa memicu sindrom metabolik. Ini pada dasarnya berarti bahwa tubuh Anda cenderung menumpuk lemak saat kelaparan selama jangka waktu tertentu sebagai antisipasi bahwa mungkin tidak ada lagi makanan yang masuk ke dalam sistem.

Jika Anda ingin melewatkan waktu makan untuk menurunkan berat badan, cobalah untuk melewatkan makan siang atau makan malam alih-alih sarapan, membakar lebih banyak kalori dan untuk menghindari menghambat metabolisme Anda.

Penelitian lain baru-baru ini yang dilakukan oleh Universitas Hohenhiem di Jerman menemukan bahwa melewatkan sarapan meningkatkan peradangan penanda dan resistensi insulin, yang merupakan prekursor obesitas dan diabetes.

Studi ini mengungkapkan bahwa kalori yang dibakar saat melewatkan makan malam lebih besar dari melewatkan sarapan dalam hal apapun dan memiliki dampak yang lebih rendah terhadap parameter kesehatan lainnya.

Metabolisme dan kontrol gula darah lebih baik di pagi hari, membuatnya lebih bermanfaat untuk makan lebih awal di siang hari dan lebih rendah di setengah hari berikutnya, jika Anda ingin melewatkan makan.(fny/jpnn/pul)

Berita Terkait

Penyebab Sakit Perut Usai Sarapan Pagi Ini

Sering Lupa Sarapan? Begini Risiko Penyakitnya

Manfaat Sarapan untuk Kesehatan Anda

Begini Manfaat Sarapan untuk Kesehatan
Berita Terpopuler
Lagi, Dokter PPDS FK Unair Meninggal Akibat Covid 19
Metropolis  3 jam

Petugas Gabungan Patroli Skala Besar, Segini Hasilnya
Peristiwa  3 jam

Warga Jember Berebut Daging Hiu Tutul Yang Mati Terdampar
Peristiwa  27 menit

18 Tokoh Dianggap Layak jadi Menteri, Ada Ahok dan Grace Natalie
Politik  14 jam



Cuplikan Berita
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Pojok Pitu

Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Pojok Pitu

Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Jatim Awan

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber