Berita Terbaru :
Regrouping SD, Bangunan Tak Terpakai Dikembali ke Aset
Miliki Nilai Ekonomi Tinggi, Puluhan Hektar Pisang Raja Kresek Dibudi Daya
Panen Raya Hasil Perikanan Blitar, Cukupi Pangan Dimusim Pandemi
Wujudkan Ketahanan Pangan Dengan Manfaatkan Bozem Untuk Budidaya
Penyelenggara Pemilu, Komisioner, PPK PPS dan PPDP Wajib Rapidtes
Tim Gugus Tugas Lakukan Penyemprotan di Kantor BKPP
ASN Dispenduk Capil Kembali Dirapid Test
Tentukan 1 Zulhijjah, Kemenag Jadwalkan Pelaksanaan Ruqyatul Hilal
Penjual Sapi di Pasar Gondang Legi Masih Lesuh Jelang Idul Adha
Tahapan Pilkada Serentak, KPU Pacitan Gelar Rapid Test Massal
   

Tidak Masuk DPT, Bawaslu Jatim Jamin Ratusan Napi Bisa Memilih
Pilkada  Selasa, 26-06-2018 | 09:18 wib
Reporter : Herpin Pranoto
Ngawi pojokpitu.com, Ketua Bawaslu Jawa Timur, Mohammad Amin, melakukan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ngawi, untuk memastikan tidak ada narapidana dan tahanan, kehilangan hak pilihnya dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur. Ratusan warga binaan, yang belum masuk daftar pemilih tetap, kemudian dilakukan pendataan ulang dan perekaman KTP elektronik, agar bisa masuk data base kependudukan, sehingga tak kehilangan hak pilihnya.

Menjelang digelarnya pemungutan suara  pemilihan gubernur dan wakil  Jawa Timur,  Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ngawi dikunjungi oleh Ketua Bawaslu Jawa Timur, Mohammad Amin, beserta anggota KPU dan Panwaslu Kabupaten Ngawi. Kunjungan ini dilatarbelakangi masih banyak narapidana dan tahanan yang belum masuk daftar pemilih tetap.

Dari total 360 warga binaan, jumlah yang masuk daftar pemilih tetap sebanyak 139 orang. Permasalahan muncul, karena seiring waktu jumlah warga binaan baru yang masuk lembaga pemasyarakatan tersebut juga bertambah, sehingga mereka terancam kehilangan hak pilihnya, jika tak dilakukan pendataan ulang.

Sebagai solusinya, KPU dan Panwaslu setempat, serta Lembaga Pemasyarakatan  bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemkab Ngawi melakukan pendataan ulang terhadap ratusan warga binaan. "Kelompok pertama berjumlah 98 orang, merupakan warga binaan beralamat di Ngawi. Sedangkan kelompok kedua berjumlah 90 orang merupakan warga binaan dari sejumlah kota di Jawa Timur," ujar Gathot, Kasubsi Regbinmas LP Kelas II B Ngawi

"Meskipun berada dibalik jeruji besi, para warga binaan yang belum masuk DPT, dijamin  Bawaslu Jawa Timur, tidak kehilangan hak pilihnya," kata Muhammad Amin, Ketua Bawaslu Jawa Timur.

Bagi warga binaan yang sudah masuk data base kependudukan, akan diberikan surat keterangan pengganti KTP elektronik. Sedangkan yang belum masuk data base, kemudian langsung dilakukan perekaman, sehingga bisa mendapatkan surat keterangan pengganti KTP. Tidak masuk daftar pemilih tetap, para warga binaan tersebut akan dimasukkan sebagai pemilih tambahan.(end)  

Berita Terkait

PSBB Berakhir, 30 Napi Mulai Dipindahkan ke Rutan Medaeng

Baru Bebas, 2 Napi Asimilasi Kembali Dibekuk Polisi

Bejat, Begini Wajah Napi Asimilasi Yang Cabuli Anak Calon Istri

PB Dikabulkan, Napi Teroris Asal Surabaya Bebas
Berita Terpopuler
Penjual Sapi di Pasar Gondang Legi Masih Lesuh Jelang Idul Adha
Ekonomi Dan Bisnis  9 jam

Tahapan Pilkada Serentak, KPU Pacitan Gelar Rapid Test Massal
Kesehatan  10 jam

ASN Dispenduk Capil Kembali Dirapid Test
Malang Raya  7 jam

Tim Gugus Tugas Lakukan Penyemprotan di Kantor BKPP
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber