Berita Terbaru :
Menko PMK Minta Kampus Ikut Membantu Penanganan Covid 19
Ambulance Disco Menjadi Viral, Tujuannya Agar Tak Lagi Menakutkan
Pemkab Mojokerto Gratiskan Rapid Tes Bagi Pelajar Yang Ikut SBMPTN
Pakai Motor Risma Blusukan Tegur Warga Tak Pakai Masker
Wajib, Gugus Tugas Rapid Warga di Tempat Nongkrong
Petugas Gabungan Patroli Skala Besar, Segini Hasilnya
Gugus Tugas Covid 19 Siapkan Tempat Istirahat Tenaga Kesehatan
Lagi, Dokter PPDS FK Unair Meninggal Akibat Covid 19
Bhayangkara United Ingin Melanjutkan Kompetisi Hingga Selesai
Hasil Survei: Tito Karnavian Menteri Paling Responsif di Era Pandemi
Dua Kepala Sekolah Ini Jadi Inspirasi Guru Penggerak
Youtube Blokir Akun yang Kerap Buat Konten Rasis
Koleksi Mobil Klasik David Beckham Dijual, Harganya Wow
Tips Agar Koneksi Internetmu Tidak Lelet
Malaysia Larang Orang Asing Salat Berjemaah di Masjid
   

5 Importir Bawang Bombai Masuk Daftar Hitam
Ekonomi Dan Bisnis  Sabtu, 23-06-2018 | 07:14 wib
Reporter :
Jakarta pojokpitu.com, Sebanyak lima perusahaan importir bawang bombai mini dimasukan Kementerian Pertanian dalam daftar hitam atau blacklist. Pasalnya, lima importir itu dianggap telah melakukan penipuan.

Mentan Andi Amran Sulaiman mengatakan, lima importir tersebut diduga menipu dengan mengimpor bawang bombai mini untuk dijual sebagai bawang merah sehingga dapat merugikan konsumen dan petani.

"Lima perusahaan karena ini menyusahkan petani, juga memberatkan konsumen sehingga inflasi kemudian pada akhirnya terjadi kemiskinan," ujar Amran gedung Kementan, Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (22/6).

Kelima perusahaan yang masuk blacklist tersebut yakni PT TAU, PT SMA, PT KAS, PT FMP, dan PT JS, kini sedang diproses oleh Bareskrim Polri. Taknya memblacklist, Kementan juga menghentikan rekomendasi impor produk hortikultura berikutnya dari perusahaan tersebut.

Amran mengatakan, kelima perusahaan itu tak boleh lagi berbisnis pada sektor bawang merah dan bawang bombai, serta membuat perusahaan baru untuk mengimpor produk hortikultura.

"Kami minta yang bersangkutan tidak boleh lagi berbisnis bawang merah, bawang bombai. Yang kedua, termasuk membuat perusahaan baru, kami tetap blacklist, cara apa pun kami tetap blacklist," kata dia.

Dia menerangkan, sesuai dengan Kepmentan 105/2017, pihaknya telah menutup impor bawang bombai berukuran diameter kurang dari lima sentimeter. Hal itu karena bentuknya menyerupai bawang merah lokal sehingga berpotensi mengelabui konsumen dan merugikan petani lokal.
Selain itu, bawang bombai mini ini masuk ke pasaran dan dijual sebagai bawang merah dengan harga jauh lebih murah. Akibatnya, harga bawang merah lokal anjlok drastis.

Modus penipuan ini biasanya dilakukan dengan menyelipkan karung-karung berisi bombai mini di kontainer sisi dalam sehingga menyulitkan pemeriksaan petugas. Kementan mensinyalir bawang bombai mini masuk melalui pintu pelabuhan Tanjung Perak dan Belawan.(mg1/jpnn/end)

Berita Terkait

5 Importir Bawang Bombai Masuk Daftar Hitam
Berita Terpopuler
Lagi, Dokter PPDS FK Unair Meninggal Akibat Covid 19
Metropolis  3 jam

Petugas Gabungan Patroli Skala Besar, Segini Hasilnya
Peristiwa  2 jam

18 Tokoh Dianggap Layak jadi Menteri, Ada Ahok dan Grace Natalie
Politik  13 jam

Ternyata ini Klub Sepak Bola Kesukaan Ahmad Dhani
Infotainment  12 jam



Cuplikan Berita
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Pojok Pitu

Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Pojok Pitu

Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Jatim Awan

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber