Berita Terbaru :
Walikota Surabaya Minta Bantuan Rp 700 Miliar Untuk Akses GBT
Jokowi Teken PP, Pegawai KPK Resmi Jadi ASN
Pemkab Sidoarjo Bagi 15 Ribu Masker Gratis Untuk Penanganan Covid 19
Banyak yang Belum Tahu Arti Sebenarnya Warna Lampu Lalu Lintas
Menikah Kali Ke 4 di Tahanan, Napi Ini Disaksikan Tiga Mantan Istrinya
Kurikulum Darurat Sudah Terbit, Guru Tidak Perlu Bingung dalam PJJ
   

5 Importir Bawang Bombai Masuk Daftar Hitam
Ekonomi Dan Bisnis  Sabtu, 23-06-2018 | 07:14 wib
Reporter :
Jakarta pojokpitu.com, Sebanyak lima perusahaan importir bawang bombai mini dimasukan Kementerian Pertanian dalam daftar hitam atau blacklist. Pasalnya, lima importir itu dianggap telah melakukan penipuan.

Mentan Andi Amran Sulaiman mengatakan, lima importir tersebut diduga menipu dengan mengimpor bawang bombai mini untuk dijual sebagai bawang merah sehingga dapat merugikan konsumen dan petani.

"Lima perusahaan karena ini menyusahkan petani, juga memberatkan konsumen sehingga inflasi kemudian pada akhirnya terjadi kemiskinan," ujar Amran gedung Kementan, Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (22/6).

Kelima perusahaan yang masuk blacklist tersebut yakni PT TAU, PT SMA, PT KAS, PT FMP, dan PT JS, kini sedang diproses oleh Bareskrim Polri. Taknya memblacklist, Kementan juga menghentikan rekomendasi impor produk hortikultura berikutnya dari perusahaan tersebut.

Amran mengatakan, kelima perusahaan itu tak boleh lagi berbisnis pada sektor bawang merah dan bawang bombai, serta membuat perusahaan baru untuk mengimpor produk hortikultura.

"Kami minta yang bersangkutan tidak boleh lagi berbisnis bawang merah, bawang bombai. Yang kedua, termasuk membuat perusahaan baru, kami tetap blacklist, cara apa pun kami tetap blacklist," kata dia.

Dia menerangkan, sesuai dengan Kepmentan 105/2017, pihaknya telah menutup impor bawang bombai berukuran diameter kurang dari lima sentimeter. Hal itu karena bentuknya menyerupai bawang merah lokal sehingga berpotensi mengelabui konsumen dan merugikan petani lokal.
Selain itu, bawang bombai mini ini masuk ke pasaran dan dijual sebagai bawang merah dengan harga jauh lebih murah. Akibatnya, harga bawang merah lokal anjlok drastis.

Modus penipuan ini biasanya dilakukan dengan menyelipkan karung-karung berisi bombai mini di kontainer sisi dalam sehingga menyulitkan pemeriksaan petugas. Kementan mensinyalir bawang bombai mini masuk melalui pintu pelabuhan Tanjung Perak dan Belawan.(mg1/jpnn/end)

Berita Terkait

5 Importir Bawang Bombai Masuk Daftar Hitam
Berita Terpopuler
Pemkab Sidoarjo Bagi 15 Ribu Masker Gratis Untuk Penanganan Covid 19
Metropolis  3 jam

Jokowi Teken PP, Pegawai KPK Resmi Jadi ASN
Politik  2 jam

Kurikulum Darurat Sudah Terbit, Guru Tidak Perlu Bingung dalam PJJ
Pendidikan  6 jam

Banyak yang Belum Tahu Arti Sebenarnya Warna Lampu Lalu Lintas
Otomotif  4 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber