Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Pengembang Minta Pemerintah Longgarkan Aturan KPR
Selasa, 19-06-2018 | 20:14 wib
Oleh :
pojokpitu.com, Head of Marketing Pakuwon Group Hario Utomo mengatakan, tujuan utama pemerintah mengeluarkan sejumlah regulasi terkait kredit pemilikan rumah (KPR) untuk melindungi konsumen.

Namun, regulasi tersebut dinilai merugikan pembeli. Sebab, harga properti menjadi lebih mahal.

"Karena pembeli terpaksa menggunakan cara bayar in house ke developer sehingga cicilannya tinggi. Sementara kalau bisa KPR, pengembang terima uang dari bank, harga cicilan bisa murah," tutur Hario.

Secara umum, tahun ini properti menunjukkan perkembangan positif.

"Meski demikian, pengembang tetap harus berusaha keras," kata Hario.

Apalagi, banyak pengembang properti yang juga meluncurkan produk-produk baru. GM Finance Pakuwon Group Fenny menambahkan, sekarang banyak proyek milik pihaknya yang pembangunannya hampir tuntas. Misalnya, apartemen Andersen yang siap serah terima. Sejalan dengan tuntasnya pembangunan, pihaknya merasakan adanya kenaikan penjualan dengan mekanisme KPR.

"Jumlah realisasi KPR ada kenaikan di atas 25 persen. Tahun ini banyak proyek yang hand over sehingga yang jatuh tempo bisa langsung masuk KPR," jelas Fenny.

Secara persentase, mereka yang menggunakan KPR lebih banyak mencapai 55 persen. Sisanya, cash dan in house, tercatat 45 persen.
Persentase cara bayar KPR memang tidak sebanyak sebelum terjadi pengetatan regulasi KPR pada 2013 yang sempat mencapai 80 persen.

"Kami menunggu gubernur Bank Indonesia yang baru untuk memperlonggar aturan KPR," lanjut Fenny.  (res/c15/sof/end)



Berita Terkait


DP KPR Hanya 10 - 15 Persen, Kredit Properti Diharapkan Tumbuh Pesat

Pengembang Minta Pemerintah Longgarkan Aturan KPR


Pemalsu Dokumen untuk Pengajuan KPR, Ditangkap Polresta Sidoarjo

SMF Gandeng BPD untuk Biayai KPR

Hore, Masyarakat Berpenghasilan Tak Tetap Bisa Ajukan KPR

Ratusan Warga Tagih Pencairan Uang Arisan di KPRI

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber