Berita Terbaru :
Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Menkes Terawan Sidak Pasar Tradisional, Temukan Pedagang yang Bandel
Ruang HCU Didesain Tanpa Toilet
Rumah Sakit Rujukan Minta Klaim BPJS Kesehatan Dipercepat
Polisi Gerebek Pengedar Temukan Sabu Dalam Kitab Suci
Sekda Surabaya Benarkan Adanya Surat Edaran Galang Dana
Sebanyak 146 Perawat Jatim Terpapar Covid 19
Duh!! Petugas Pembuat Pin Salah Input Data PPDB
Diduga Peras Kades, Ketua LSM Terjaring Operasi Tangkap Tangan Tim Saber Pungli
Gubernur Bagikan Partisi dan Masker Kepada Ojek Online
Gali Irigasi Sawah, Warga Pasuruan Temukan Tumpukan Batu Bata Kuno
Demi Kemanusian, Pasien Eks Covid 19 Donor Plasma di PMI
Cak Nur,Wakil Bupati Sidoarjo Calonkan Bupati Dari PKB
Pandemi Covid 19 Kejahatan Cyber Naik 100 Persen
Puluhan Warga Demo Kanwil Ditjen Bea Cukai Jatim di Juanda
   

Pelaku Usaha Waspadai Dampak Kebijakan The Fed
Ekonomi Dan Bisnis  Minggu, 17-06-2018 | 10:46 wib
Reporter :
pojokpitu.com, Para pelaku usaha mewaspadai dampak dari kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve (Fed) dari 1,75 persen menjadi 2 persen pada Rabu lalu (13/6).

Meski tidak akan secara langsung berimbas pada kenaikan bunga kredit perbankan, namun Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengaku masih menahan ekspansi dan menanti respon dari Bank Indonesia.

Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani memproyeksikan kebijakan The Fed menaikkan suku bunga acuan akan segera direspons oleh Bank Indonesia. Dengan demikian, diperkirakan bakal terjadi kenaikan bunga kredit perbankan.

Menurut Hariyadi, kondisi tersebut akan membuat sektor riil berhati-hati dalam berekspansi. Hal itu akibat biaya penggalangan dana melalui perbankan yang diproyeksikan naik.

"Sektor riil akan merespons secara berhati-hati karena pembiayaan menjadi mahal," ujarnya saat ditemui, (16/6).

Hariyadi menambahkan bahwa sektor riil Indonesia masih mengandalkan sumber pendanaan dari pinjaman perbankan untuk kebutuhan perseroan. Pelaku usaha sektor riil belum mengandalkan pendanaan dari pasar modal. Sebab, perbankan dinilai memiliki lebih banyak dana tersedia.

"Pasti pengusaha akan cari sumber pendanaan lain termasuk pasar modal. Kendati demikian, masih lebih mudah mendapatkan pendanaan dari perbankan," tambahnya. (agf/end)



Berita Terkait

Pelaku Usaha Waspadai Dampak Kebijakan The Fed
Berita Terpopuler
Menanti Sanitasi Yang Layak, Begini Keluh Kesah Pasien Covid 19 Terisolasi di RS...selanjutnya
Opini  4 jam

Warga Temukan Ratusan Amunisi Aktif
Peristiwa  3 jam

Tergelincir Lempengan Jalan, Pengendara Motor Terlindas Truck Trailer
Metropolis  18 jam

Stok Menipis, Harga Ayam Potong Terus Melambung
Ekonomi Dan Bisnis  18 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Orangtua Protes PPDB SMP Zonasi
Pojok Pitu

Audiensi Dengan IDI, Risma Nangis dan Bersujud
Pojok Pitu

Di Palau Ini Dihasilkan Kepiting Jumbo dan Rumput Laut Berkuwalitas
Jatim Awan

Wisata Bahari Snorkling Pulau Gili Ketapang Siap Dibuka Dengan Protokol Kesehata...selanjutnya
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber