Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Kota Surabaya Lengang Ditinggal Mudik Warganya
Kamis, 14-06-2018 | 12:20 wib
Oleh : Budi Prakoso
Surabaya pojokpitu.com, Hampir 2 juta warga Surabaya mudik meninggalkan kota, untuk berkumpul bersama dengan sanak saudara di kampung halaman. Suasana kota terbesar ke dua setelah Jakarta ini, jelang hari raya idul fitri sangat lengang dan sepi.

Kawasan Kota Surabaya dikawasan tengah kota maupun jalan protokol, terlihat sangat lengang. Aktifitas kerja pun nyaris tidak ada. Bahkan kendaraan roda dua mupun empat yang biasanya memadati jalan tengah kota.

Tidak ada satu yang memenuhi jalan raya Kota Surabaya, mulai dari Kawasan Jalan Merr, Kertajaya, Gubeng, Pemuda hingga Balai Kota Sedep Malam terlihat sepi kendaraan. Hanya adanya petugas yang menjaga keamanan Balai Kota Surabaya.

Begitu juga dengan kawasan Jalan Raya Darmo dan Panglima Sudirman, yang biasanya sangat padat dan bikin macet, terlihat lengang. Bahkan arah jalan raya darmo depan Taman Bungkul hingga jalan Achamd Yani, terlihat lancar tidak ada kepadatan.

Menurut data di Dispenduk Capil Kota Surabaya, warga Surabaya yang berjumlah 2,9 juta penduduk ini, kebanyakan berasal dari kota Surabaya. Mereka kaum urban masuk ke Kota Surabaya sebagai warga. Setiap hari raya idul fitri, hampir separo warga Surabaya mudik ke kampung halamannya.

Lebaran tahun ini, diperkirakan ada sekitar dua juta warga Surabaya yang mudik ke kampung halamannya, sehingga kota surabaya terlihat lengang. (pul)

Berita Terkait


Kota Surabaya Lengang Ditinggal Mudik Warganya

Jalanan Ibukota Lengang, Ditinggal Penghuninya Mudik


Sudah Beroperasi Kembali, Bandara Abdulrahman Saleh Tampak Lengang

KPU Jember Masih Lengang Di Hari Pertama Pendaftaran Calon Bupati

Pasca Penetapan Tersangka Kantor Bawaslu Jatim Lengang
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber