Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Rehat 

Cuaca buruk di Perairan Laut Utara Probolinggo tak menghalangi warga Pulau Gili Ketapang untuk datang ke Pulau Jawa. Foto Farid
Tradisi Petolekoran Terkendala Cuaca Buruk
Selasa, 12-06-2018 | 11:31 wib
Oleh : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Cuaca buruk pada hari ke 27 bulan ramadhan Selasa (12/6) pagi tidak menyulutkan ribuan warga Pulau Gili Ketapang di Probolinggo untuk melakukan tradisi petolekoran. Atau tradisi berbelanja kebutuhan lebaran dengan menyebrang lautan sejauh 5 mil menuju Pulau Jawa.

Perahu-perahu motor ini merupakan satu-satunya alat transportasi warga Pulau Gili yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Tembaga Kota Probolinggo. Di hari ke 27 bulan ramadhan, hampir separo warganya Pulau Gili yang berjumlah 10 ribu jiwa meninggalkan pulau. Mereka menempuh jarak 5 mil dari pelabuhan menuju Pulau Jawa.

Menurut Suliha warga Pulau Gili Ketapang hampir setiap tahun dia bersama keluarganya rutin melakukan tradisi petolekoran. Meski perahu yang ditumpanginya dihantam ombak.

Warga menyebutnya Tradisi Petolekoran atau tradisi hari ke 27  bulan ramadhan dengan berbelanja kebutuhan lebaran di daratan Kota Probolinggo.

Meski sedang berpuasa dan harus menempuh hampir 1 jam perjalanan laut, warga tetap melakoni tradisi leluhur mereka untuk memeriahkan lebaran nanti.

Dari dermaga pelabuhan, warga Pulau Gili masih harus menumpang ojek atau becak, untuk sampai ke pusat kota. Bahkan, sebagian warga pun rela berjalan kaki menuju pusat perbelanjaan, mencari beberapa kebutuhan lebaran. Seperti baju, makanan dan minumunan, serta perhiasan.

Warga ini meninggalkan Pulau Gili selama sehari penuh. Ada juga sebagian warga sekedar jalan-jalan. Tentu saja sejumlah pusat perbelanjaan akan ramai dipenuhi warga yang ingin berbelanja.

Sementara itu AKP Slamet Prayitno, Kasat Polair Polres Probolinggo mengatakan, cuaca buruk ini membuat pihaknya ekstra waspada dengan melakukan patroli laut mengawal warga yang menyeberang. "Kami selalu menghimbau agar penumpang mengenakan jaket keselamatan selama perjalanan laut," kata Akp Slamet Prayitno.

Berita Terkait


Cuaca Buruk, Puluhan Hektar Padi Roboh Diterjang Hujan Angin

Cuaca Buruk, Pasokan Ikan Laut Tersendat

Tahun Ini Cuaca Buruk di Sumenep Datang Lebih Awal

Kekeringan Akibatkan Ratusan Hektar Padi Gagal Penen


Tahun Ini Cuaca Buruk di Sumenep Datang Lebih Awal

Terkendala Cuaca Buruk, Pencarian Korban Dihentikan Sementara

Akibat Cuaca Buruk, Harga Ikan Di Pasar Tradisional Naik

Cuaca Buruk di Perairan Mimbo, Puluhan Perahu Nelayan Rusak
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber