Berita Terbaru :
Modifikasi Motor Bergaya Sepeda
Tak Mampu Beli Kuota Internet, Siswa Belajar Menggunakan HT
Unik, Emak-Emak Duta Masker Polres Blitar Sosialisasikan Bermasker ke Pasar
Dispertan Ngawi Sarankan Petani Alih Tanam Palawija
Timnas Senior dan Timnas U-19 Berharap Tuah Sidoarjo
Rumput Lama Stadion GBT Sudah Mulai Dikupas
Warga Perumahan Sedati Permai Meninggal Mendadak di Dalam Rumah
Sarbusmi Tuntut Pemprov Jatim Kawal Tindakan PHK Sepihak
Pelanggar Dihukum Baca Pancasila dan Menyapu Pasar
Sakit Hati Diputus Cinta, Pria ini Culik dan Sekap Mantan Pacar
Aniaya Dokter Banyuwangi, Tiga Oknum Ormas Diringkus
PDIP Juga Belum Umumkan 5 Calon Daerah di Jatim
BPK Jawa Timur Menang Gugatan Tingkat Pertama di PN Malang
Ini Pentingnya Ikut Permainan Tradisional Untuk Anak
Dituding Dukun Santet, Pria Dibunuh Dengan Raket Nyamuk
   

Puti Guntur Peringati 117 Tahun Bung Karno dengan 117 Tumpeng di Rumah Kelahiran Proklamator
Pilkada  Rabu, 06-06-2018 | 18:14 wib
Reporter : Budi Prakoso
Surabaya pojokpitu.com, Calon wakil gubernur nomor urut 2, Puti Guntur Soekarno, Selasa malam, menggelar peringatan 117 tahun Bung Karno di rumah kelahiran Sang Proklamator di Kampung Pandean Surabaya .

Dalam peringatan ini, dengan 117 tumpeng, Puti Guntur makan tumpeng bersama ribuan Soekarnois di Surabaya. Dengan acara ini, Puti Guntur sebagai cucu Soekarno meluruskan sejarah, Bung Karno lahir di Surabaya pada 6 Juni 1901, bukan di Blitar, seperti cerita sejarah sebelumnya.

Peringatan ini pun dirayakan bersama seribu lebih massa dari kader DPC PDI Perjuangan Surabaya dan kalangan Soekarnois Surabaya, yang menyediakan 117 tumpeng sebagai simbol usia Bung Karno untuk dimakan bareng sambil buka puasa bersama.

Puti Guntur Soekarno  menyatakan bulan Juni merupakan bulan Bung Karno, karena selain lahir di tanggal 6 Juni, Bung Karno juga wafat pada 21 Juni 1970. Tak hanya itu, hari kelahiran Pancasila juga terjadi di bulan Juni, tepatnya 1 Juni 1945.

Puti berharap dengan adanya peringatan malam kelahiran Bung Karno yang ke 117 tahun ini, menjadi simbol kegotongroyongan, baik warga kader PDI Perjuangan dan kalangan Soekarnois.(end)




Berita Terkait

Puti Guntur Peringati 117 Tahun Bung Karno dengan 117 Tumpeng di Rumah Kelahiran Proklamator

Puti Guntur Kontrak Politik Dengan GTT/PTT

Di Desa Wisata Tulungagung, Puti Guntur Dicurhati Lingkar Wilis

Di Ponorogo, Puti Guntur Panen Padi dan Kunjungi Aisyiyah
Berita Terpopuler
Chamber Of Conference, Hindari Tatap Muka Pegawai Peradilan di Tengah Pandemi Co...selanjutnya
Hukum  12 jam

Ini Pentingnya Ikut Permainan Tradisional Untuk Anak
Konsultasi Psikologi  6 jam

Pesawat Tempur Tergelincir di Lanud Iswahjudi
Peristiwa  13 jam

DPRD Nganjuk Desak Agar Usaha Pok Pok Ilegal Ditutup
Politik  8 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber