Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Politik 

Iqbal: Penggerebekan Densus 88 di Unri Sesuai Prosedur
Senin, 04-06-2018 | 00:06 wib
Oleh :
Jakarta pojokpitu.com, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Mohammad Iqbal membantah Detasemen Khusus 88 Polri telah berbuat arogan dan salah prosedur dalam menangkap teroris di Universitas Riau atau Unri di Pekanbaru.

Iqbal menegaskan, tak ada aturan yang dilanggar Densus 88 dalam penangkapan tiga terduga teroris itu. "Penggerebekan dilakukan tidak sedang kuliah, terus kalau misalnya ada rumah ibadah, kalau ada kejahatan yang harus dilakukan penegakan hukum, kami ada SOP-nya juga," tegas Iqbal, Minggu (3/6).

Untuk penangkapan pelaku yang ada di tempat ibadah atau masjid, menurut Iqbal hal itu dilakukan ketika tak berlangsung kegiatan agama.

Kemudian dia mengklarifikasi lagi soal penangkapan di Universitas Riau. Dia menyebut bukti-bukti awal pelaku terlibat jaringan sudah jelas. "Barang bukti itu ada di kampus, kan sudah ada foto-fotonya juga," tegas dia.

Hal ini juga dikuatkan dengan hasil pemeriksaan awal para pelaku. "Mereka memang memilih lingkungan kampus, karena menurut dia aman, yang kedua dia gampang merakit karena ada beberapa serbuk-serbuk yang diambil dari laboratorium," urai dia.

Diketahui Densus menangkap tiga teroris di Unri pada Sabtu (2/6) kemarin. (mg1/jpnn/pul)

Berita Terkait


Waspadai Pemanfaatan Isu Melemahnya Kurs Rupiah

Kadin Surabaya : Pengaruh Rupiah Melemah di Surabaya Tidak Terlalu Signifikan

Perang Dagang Amerika Vs China Bikin Perekonomian Global Lesu

Faisal Basri: Depresiasi Rupiah Terburuk Sepanjang Sejarah


Begini Dampak Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Bagi Pengusaha Kayu Olahan

Pemerintah Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah

Demi Cinta Negeri, Forkas Tukar Dollar ke Rupiah

Rupiah Melemah Berdampak Pada Industri Perhotelan
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber