Berita Terbaru :
Dituduh Hina Pengusaha, Bupati Lumajang Diperiksa Cyber Crime Polda Jatim
Kokohkan Ekonomi di Pandemi Covid, TNI, Polri Bangun Program Ketahanan Pangan
Satlantas Polresta Mojokerto Amankan Ratusan Motor Sport Dan Musnahkan Knalpot Brong
Penyaluran BLT DD Tunggu Bansos Pangan Kemensos Berakhir
Geram Dengan Ulah Nitizen, Idi Laporkan 5 Akun Media Sosial
Pemilik Mobil Misterius Merupakan Residivis Pengedar Narkoba
Ingin Memulangkan Kedua Orang Tua ke Papua, Anak Nekat Rampas Ponsel
Kejari Kota Musnahkan Barang Bukti Narkotika
Residivis Jambret Babak Belur Dimassa
Tiga Pelaku Jambret Diringkus Tim Buser Polresta Banyuwangi
Hearing Komisi D, DPRD Ingatkan Pembangunan Fisik 2020 Harus Sesuai Dengan Perencanaan
Polisi Jemput Paksa Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Lahan Mantingan
Ancam Akan Dibunuh, Bapak Bejat Cabuli Anak Kandung Selama 3 Tahun
KPU Sumenep Hanya Mendapat Alokasi Tambahan Anggaran 3,4 M
Seluruh ASN Kantor BKPP Ngawi Jalani Isolasi Mandiri
   

Guru Penganiaya Murid Sudah Dipindah
Tapal Kuda Dan Madura  Kamis, 31-05-2018 | 17:08 wib
Reporter : Achmad Arif
Menurut pihak sekolah Saiful Dawam, guru tersebut sudah ditarik ke dinas pendidikan dan kebudayaan setempat, sebagai sanksi atas perbuatannya. Foto: Achmad Arif
Lumajang pojokpitu.com, Sri Subekti Setyorini, guru sejarah dan bahasa indoiensia di SMA Negeri Pronojiwo, sudah tidak terlihat lagi di sekolah tersebut. Sejak kasus penganiayaan terhadap muridnya sendiri itu terjadi, ia sudah tidak mengajar di sekolah tersebut.

Menurut pihak sekolah Saiful Dawam, guru tersebut sudah ditarik ke dinas pendidikan dan kebudayaan setempat, sebagai sanksi atas perbuatannya.  

"Sudah dipindah oleh dinas terkait, yang bersangkutan telah disanksi atas perbuatannya," ujar Saiful Dawam.

Sementara itu, Tiara Dinskya, korban penganiayaan oleh oknum guru, kondisinya sudah membaik. Bahkan, pihak puskesmas setempat sudah memperbolehkannya untuk pulang.

Namun, pihak puskesmas menyarankan untuk melakukan foto scan di kepala, karena korban masih sering mengeluh sakit di kepala.

Terkait proses hukumnya, aparat kepolisian masih belum melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku penganiayaan tersebut. Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan tehadap saksi-saki dari teman korban.

Seperti diberitakan sebelumnya, salah satu guru SMA Negeri Pronojiwo, telah melakukan penganiayaan terhadap muidnya sendiri di ruang perpustakaan sekolah.

Tidak hanya sang guru, anaknya juga membantu ibunya untuk menganiaya korban. Masalahnya hanya sepele,  korban diketahui sering chatingan dengan suaminya yang menyebabkan sang guru cemburu. (yos)




Berita Terkait

Dispendik Surabaya Skorsing Guru SMPN 44

Guru Penganiaya Murid Sudah Dipindah

Didakwah Menganiaya Murid, Guru Dituntut 6 Bulan Penjara
Berita Terpopuler
Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Rehat  6 jam

Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Peristiwa  5 jam

Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Malang Raya  5 jam

Selama Pandemi Corona Sudah 5 Nakes Sidoarjo Meninggal Dunia
Kesehatan  6 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber