Berita Terbaru :
Ichsan Asal Tuban Bunuh Diri Dengan Cara Potong Alat Kelamin
Ratusan Orang Ikut Rapid Tes di GOR Sidoarjo
5 Orang Kontak Erat Dengan Sekeluarga Meninggal Dunia Telah Dikarantina
Rapid Test Massal, 52 Warga Reaktif Langsung Dibawa ke Hotel
Gema Sholawat Iringi Kepulangan Pasien Covid-19 Sembuh
Dimasa Pandemi Covid 19 Jumlah Laka Turun Drastis
Pengantin Bahagia Meski Harus Menikah di Posko Covid 19
Polisi Pastikan Istri Meninggal Karena Dibunuh Suami
Saling Ejek, Dua Kakek Terlibat Duel, Satu Tewas Dibacok
Menuju New Normal , 12 Pasien Covid-19 Sembuh
DPRD Soroti Dana Covid Rp 192 M dan Gedung Karantina Rp 1 M yang Mangkrak Disorot DPRD
15 Warga Satu RW di Tulungagung Reaktif Rapid Tes
Haji 2020 Dibatalkan, Pedagang Oleh-Oleh Haji Rugi Hingga 75 Persen
Cegah Klaster Baru, Ribuan Nelayan dan ABK Jalani Rapid Tes
Sehari, Jumlah Terkonfirmasi 25 Orang, Total Mencapai 116 Orang Positif Corona, Sembuh 75 Orang
   

Pertamina Jamin Stok BBM dan LPG Aman Untuk Kebutuhan Lebaran
Ekonomi Dan Bisnis  Kamis, 31-05-2018 | 10:20 wib
Reporter : Selvy Wang
Pertamina menyiapkan Tim Satgas yang akan memantau penyaluran dan mengawasi BBM serta LPG. Foto Wang
Surabaya pojokpitu.com, Pertamina Mor V menjamin stok BBM maupun LPG aman untuk kebutuhan ramadhan maupun saat lebaran. Diprediksi kebutuhan konsumsi masyarakat terhadap BBM naik hingga 15 persen. Sedangkan untuk kebuuhan LPG naik 7 persen.

Pertamina Mor V wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara meluncurkan Tim Satgas.  Nantinya akan beroperasi di kantor pertamina Mor V, terminal BBM, depot LPG filling plant hingga depot penyaluran pesawat udara mulai 30 Mei hingga 28 Juni mendatang. Tujuannya memantau penyaluran serta mengawasi stok BBM dan LPG.

Menurut Ibnu Chouldum, General Manager Pertamina Mor V, kenaikan konsumsi bbm karena banyak masyarakat melakukan perjalanan mudik. Sedangkan untuk bahan bakar pesawat atau avtur juga naik 7 hingga 9 persen, karena meningkatnya jumlah penerbangan. Namun penggunaan solar series diprediksi turun, karena H-8 lebaran truk besar dilarang beroperasi.

Diprediksi arus mudik terjadi pada 9 hingga 10 Juni mendatang. Kepadatan akan terjadi di beberapa titik seperti Malang, Banyuwangi, Mojokerto, Wilangan, Kertosono, Ngawi, Lamongan , Madiun dan Kediri. Sehingga untuk antisipasi terjadinya peningkatan konsumsi BBM di titik- titik itu, Pertamina menyiapkan beberapa fasilitas. Seperti mobile storage, kiosk dan motorist bahan bakar khusus yang tersebar di ruas tol maupun non tol. (pul)

Berita Terkait

Pertamina EP Raup Laba Sebesar Rp 8,4 Triliun Sepanjang Tahun 2019

Jelang Nataru, Bagaimana Stok BBM dan Gas Elpiji?

Ezeelink Luncurkan e-Voucher Pertamina

Dirut Pertamina Nicke Widtawati Diperiksa KPK
Berita Terpopuler
Cegah Klaster Baru, Ribuan Nelayan dan ABK Jalani Rapid Tes
Peristiwa  6 jam

Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Pendidikan  16 jam

Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
Mlaku - Mlaku  19 jam

Dana Untuk RW Diminta Sekdes, Puluhan Pemuda Semalam Luruk Kantor Desa
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber