Berita Terbaru :
Nenek Renta Tinggal Di Gubug Reot Tak Layak Huni
14 Hari Pasca Ultimatum Presiden, Tingkat Kesembuhan Pasien Positif Covid di Jatim Tertinggi di Indonesia
Dinkes Lakukan Tracing dan Swab Di Sarangan
Meninggal Di RS Covid , Keluarga Tolak Dimandikan
Terjatuh Hindari Jalan Berkubang, Pegoes Asal Surabaya Tewas Terlindas Truk Tronton
Habaib-Ulama dan Tokoh Madura Tolak RUU HIP
Persentase Pasien Covid-19 Meninggal di Jatim Melebihi Luar Negeri
Taman Wisata Ngawi Mulai Ramai Pengunjung
Begini Tantangan Peternak Sapi di Tengah Pandemi Covid-19
Pemkab Magetan Gratiskan Rapid Test Bagi Pelajar, Mahasiswa, ASN dan Ibu Hamil
Pipa Gas Lapindo Bocor Resahkan Warga
Perawat Meninggal Akibat Covid 19 Menjadi 12
Sekolah di Tuban Ini Gratiskan Biaya Siswa Baru Selama Setahun
Kabar Gembira, 135 Pasien Covid 19 Kabupaten Mojokerto Sembuh
Ada Lagi Yang Positif Covid-19, Telaga Sarangan Ditutup
   

Kendalikan Harga, Dinas Peternakan Siapkan 13 Juta Ayam
Ekonomi Dan Bisnis  Senin, 28-05-2018 | 06:08 wib
Reporter :
pojokpitu.com, Dinas Peternakan Kalimantan Timur (Kaltim) berencana menyiapkan 13 juta ekor ayam atau setara dengan 13.414 ton untuk menjaga pasokan selama Ramadan dan Idul Fitri.

Kepala Dinas Peternakan Kaltim Dadang Sudarya mengatakan, pihaknya sudah menggandeng peternak dan pemasok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.

Jika tidak ada aral, ayam yang disiapkan masih ada kelebihan sebanyak 268.061 ekor atau setara dengan 277 ton.

"Semoga masyarakat tidak panik atau membeli ayam secara berlebihan karena jumlahnya sudah surplus," kata Dadang, Jumat (25/5). 

Selain menyediakan ayam hidup, pihaknya bekerja sama dengan pedagang untuk menyiapkan ayam beku yang biasa dijual di pasar swalayan.
Jumlah yang disediakan sebanyak 208 ton dan didatangkan secara berkala.

"Jumlah stok ayam beku juga melebihi kebutuhan yang mencapai 207 ton," tutur Dadang.

Dia menjelaskan, jumlah ayam yang dikonsumsi sebagian besar sudah mampu dicukupi oleh peternak lokal yang mencapai 90,80 persen.
Sisanya sebanyak 9,20 persen masih didatangkan dari luar daerah seperti dari Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.

"Stok sebenarnya sangat aman. Seharusnya tidak ada kenaikan harga. Kami terus memantau agar stok tercukupi, agar tidak menyebabkan kenaikan harga dan menyumbang inflasi," tegas Dadang. (ctr/ndu/k15/end)

Berita Terkait

Pemerintah Berencana Akan Beli 12 Juta Ayam Potong Milik Peternak Mandiri

Hindari Kerugian Lebih Besar, Peternak Ayam Potong Jual Murah

Pasokan Terbatas Harga Ayam dan Udang Terus Naik

Dinas Perdagangan Prov Jatim Terus Berupaya Menstabilkan Harga Ayam
Berita Terpopuler
Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status
Teknologi  17 jam

Gabungan Forkopimda Ngawi Bubarkan Kerumunan Warga
Peristiwa  16 jam

Dishub Bojonegoro Gelar Operasi Kendaraan Parkir
Peristiwa  15 jam

Sejumlah 14 Destinasi Wisata di Trenggalek Kembali Dibuka Pada Era New Normal
Mlaku - Mlaku  9 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber