Berita Terbaru :
Anak SD Dinikahkan Siri Dengan Pria Beristri Tiga
Ingin Menabah Subscribe, Youtuber Berujung Penjara
Belasan Truk Terjaring Operasi Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas
Puluhan Warga Positif Covid-19, Jalam Binor Kota Malang Terapkan PSBL
Rumah Bergeser Sendiri Saat Dibangun Gegerkan Warga Ngawi
Perawat Jatim Terpapar Covid 19 Bertambah 334 Orang
27 Kios di Pasar Sukorejo Ludes Dilalap Api
Isak Tangis Puluhan Tenaga Kesehatan Saat Melepas Perawat Meninggal Karena Covid 19
Risma Razia Pasar Keputran, Mendapati 5 Orang Reaktif Rapid Tes di Pasar
Kemenkes Keluarkan Tarif Rapid Tes Mandiri Rp 150 Ribu
Sempat Dirawat Terpapar Covid-19, Kepala Dinas DP5A Surabaya Meninggal Dunia
Gara-Gara Ngantuk Truk Diesel Tabrak Truk Gandeng
Telat Ditangani, Ibu Melahirkan di Depan Rumah Bidan
Angka Kematian Covid Mulai Turun, Namun Jumlah Positif Covid Terus Mengalami Kenaikan
Sebuah Rumah Ludes Terbakar Akibat Korsleting Listrik
   

Diduga Depresi, Ibu Muda Nekat Panjat Tower
Mataraman  Jum'at, 25-05-2018 | 20:04 wib
Reporter : M.Ramzi
Seroang ibu muda di Magetan, nekat memanjat tower telekomunikasi. Foto: M. Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Diduga depresi, seroang ibu muda di Magetan, nekat memanjat tower telekomunikasi. Aksi percobaan bunuh diri tersebut, berhasil digagalkan oleh anggota polisi, dengan cara dipancing diberikan uang Rp 300 ribu.

Warga Desa Krajan Kecamatan Parang Kabupaten Magetan, Jumat (25/5) petang, digegerkan dengan aksi nekat ibu muda, yang memanjat tower telekomunikasi. Aksi ibu muda yang diketahui bernama Evi (22), warga Desa Tanamarum Kecamatan Parang Magetan.

Petugas kepolisian dari Polsek Parang, mencoba merayu ibu muda satu anak ini, dengan didampingi sang Suami, Edy.  Namun  rayuan meminta Evi turun, tak berhasil. Hingga akhirnya, anggota Polsek Parang, menawarkan sejumlah uang kepada pelaku.

Tak berselang lama, Evi tergiur dengan uang sebanyak Rp 300 ribu yang ditawarkan oleh petugas. Iapun turun dari tower telekomunikasi setinggi kurang lebih 30 meter tersebut.

Rupanya, aksi nekat warga asal Dukuh Seruwuh Tamanarum ini, mengundang simpati warga dan pengendara yang lewat. Salah satu pengendara lewat kemudian memberi uang sebanyak Rp 300 ribu rupiah kepada Evi, yang diduga terhimpit persoalan ekonomi tersebut.

Kapolsek Parang, AKP Bayunirbaya, diduga pelaku mengalami depresi, sehingga nekat memanjat tower.

"Pasca berhasil dirayu turun oleh polisi, petugas dari Polsek Parang, langsung mengantar Evi ke rumahnya," ujar AKP Bayunirbaya.

Aksi nekat ini sempat membuat lalu lintas dari Magetan menuju Parang macet. Karena banyaknya pengendara yang lewat berhenti, untuk melihat aksi nekat jelang buka puasa tersebut. (yos)




Berita Terkait

Depresi Suami Meninggal Dunia, Ibu Ajak Anak Panjat Patung Bung Karno 7 Meter

Depresi, Seorang Pemuda Panjat Tower Telekomunikasi

Diduga Depresi, Ibu Muda Nekat Panjat Tower
Berita Terpopuler
Gara-Gara Ngantuk Truk Diesel Tabrak Truk Gandeng
Metropolis  4 jam

Rumah Bergeser Sendiri Saat Dibangun Gegerkan Warga Ngawi
Peristiwa  1 jam

Tabrak Lari, Pengendara Motor Tewas
Peristiwa  5 jam

Relawan Peduli Warga Terdampak Covid Bagikan Sembako
Malang Raya  15 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber