Berita Terbaru :
Survey ARC Indonesia, Elektabilitas Machfud Arifin Salip Eri Cahyadi
Anggota Fraksi Demokrat Turun Gunung All Out Menangkan Paslon No 1 di Pilkada Pacitan
Tol Krian Kebomas Gresik Sudah Beroperasi Per Desember
Kota Batu Masuk Zona Merah, Ketua Satgas Covid Sebut Ini Penyebabnya
Tersesat Saat Berusaha Kabur, Dua Maling Diamuk Massa
Penjagaan Logistik di Kecamatan Dijaga Selama 24 Jam
Warga Buduran Meninggal Dunia Saat Berolahraga
Antisipasi Kerawanan Pilkada, KPU Belum Distribusikan Surat Suara
Apel Pengamanan dan Simulasi Pilkada Dengan Terapkan Protokol Kesehatan
Ketidaknetralan ASN Pemkot Surabaya Dilaporkan ke Kejati Hingga Mabes Polri
Jelang Pilwali, Kadinkes Bagikan Penghargaan, Wakil Ketua DPRD Surabaya Ingatkan Jaga Netralitas
Sejumlah Sekolah Masih Adakan Tatap Muka
Kenaikan Covid di Jatim Mencapai 460 Orang
Kapolres Malang Cek Kesiapan Bahan Material Pemungutan Suara
Sebanyak 22 Nakes Terpapar Covid, Poli Rawat Jalan RSUD Dr Mohammad Saleh Tutup
   

Indadari Kena Imbas Ledakan Bom Surabaya
Infotainment  Sabtu, 19-05-2018 | 12:38 wib
Reporter :
Jakarta pojokpitu.com, Sebagai wanita bercadar, Indadari merasakan langsung dampak aksi terorisme yang terjadi belakangan ini. Apalagi, setelah insiden tersebut, tak sedikit wanita bercadar dicurigai sebagai kaki tangan teroris.

"Memang terasa sekali efeknya. Tapi kami berdoa semoga ini cepat selesai. Karena kami yang bercadar tidak seperti itu," kata Indadari saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (18/5).

"Kami itu sebenarnya sama, tapi kami berbeda dengan yang melakukan kegiatan enggak baik itu. Kami yang tidak seperti itu akhirnya dicurigai," sambungnya.

Mantan istri Lucky Hakim dan Caisar ini mengatakan, tak hanya sekali dirinya dicurigai karena pakaian yang dikenakannya.

"Hampir setiap hari ya (dicurigai). Karena di mana-mana orang lihat aku kayak takut. Kalau sudah seperti itu, ya udah aku mengucapkan salam pada mereka. Jadi mereka enggak akan takut lagi. Karena mereka jadi mikir saya ramah dan bercanda," jelasnya.

Indadari pun ikut mengutuk aksi bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya.

"Saya sendiri mengecam sekali karena di dalam Islam juga itu haram ya. Karena memang di agama Islam memang tidak ada ya," tandasnya. (mg7/jpnn/pul)


Berita Terkait

Isak Tangis Sambut Kedatangan Jenazah Bayu

Penyerahan Jenazah Bayu Diwarnai Isak Tangis

Indadari Kena Imbas Ledakan Bom Surabaya

Korban Bom Gereja Giri Catur Dimakamkan di TPU Gunungsari
Berita Terpopuler
Kawanan Begal Todongan Pistol Rampas Motor Milik Remaja
Peristiwa  8 jam

Laka Elf Vs Truk, 3 Korban Meninggal Dunia Terbakar
Peristiwa  9 jam

Survey The Republic Institute: Penantang Berpeluang Terpilih
Pilkada  6 jam

Rektor UTM dan PTT Pemkab Bangkalan Terpapar Covid 19
Covid-19  7 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Alam Awan Berbentuk Cincin Ramai Diperbincangkan
Pojok Pitu

Banjir Kiriman Rendam 54 Rumah Warga di Kawasan Kota
Pojok Pitu

Laka Elf Vs Truk, 3 Korban Meninggal Dunia Terbakar
Jatim Awan

Semeru Erupsi, Ratusan Warga di Kecamatan Pronojiwo Semeru Mengungsi
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber