Berita Terbaru :
Penyeberangan ke Pulau Gili Sepi, Ini Penyebabnya
Pasien Rawat Jalan Kemotologi di RSUD dr Soetomo Menghilang Sejak Wabah Covid
Pelaku UMKM Jombang Dorong Pemerintah Segera Terapkan New Normal
PB Dikabulkan, Napi Teroris Asal Surabaya Bebas
Mobil PCR Dioperasikan Untuk Luar Daerah, Risma Mengamuk
Dua Penyuap Mantan Bupati Sidoarjo Divonis 20 Bulan
Pulang Melaut, Pencari Kupang Hilang Terseret Banjir
Kejar-Kejaran Dengan Polisi, Sepasang Kekasih Ditangkap Karena Gelapkan Mobil
Pohon Tumbang Ganggu Akses Jalan Desa
Balon Udara Berukuran Besar Nyangkut di Kabel Telkom Ponorogo
5 Anggota Keluarga Kluster Sampoerna Ditest Swab
Diduga Kelebihan Muatan, Truk Bermuatan Kaca Terguling
Pedagang Dari Luar Kota Diwajibkan Miliki Surat Keterangan Hasil Rapid Test
Dinkes Kembali Lakukan Rapid Test Terhadap Ratusan Pedagang Pasar Batu
Diterjang Aliran Sungai, Jembatan Rusak, Akses Antar Desa Terputus
   

Indadari Kena Imbas Ledakan Bom Surabaya
Infotainment  Sabtu, 19-05-2018 | 12:38 wib
Reporter :
Jakarta pojokpitu.com, Sebagai wanita bercadar, Indadari merasakan langsung dampak aksi terorisme yang terjadi belakangan ini. Apalagi, setelah insiden tersebut, tak sedikit wanita bercadar dicurigai sebagai kaki tangan teroris.

"Memang terasa sekali efeknya. Tapi kami berdoa semoga ini cepat selesai. Karena kami yang bercadar tidak seperti itu," kata Indadari saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (18/5).

"Kami itu sebenarnya sama, tapi kami berbeda dengan yang melakukan kegiatan enggak baik itu. Kami yang tidak seperti itu akhirnya dicurigai," sambungnya.

Mantan istri Lucky Hakim dan Caisar ini mengatakan, tak hanya sekali dirinya dicurigai karena pakaian yang dikenakannya.

"Hampir setiap hari ya (dicurigai). Karena di mana-mana orang lihat aku kayak takut. Kalau sudah seperti itu, ya udah aku mengucapkan salam pada mereka. Jadi mereka enggak akan takut lagi. Karena mereka jadi mikir saya ramah dan bercanda," jelasnya.

Indadari pun ikut mengutuk aksi bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya.

"Saya sendiri mengecam sekali karena di dalam Islam juga itu haram ya. Karena memang di agama Islam memang tidak ada ya," tandasnya. (mg7/jpnn/pul)


Berita Terkait

Isak Tangis Sambut Kedatangan Jenazah Bayu

Penyerahan Jenazah Bayu Diwarnai Isak Tangis

Indadari Kena Imbas Ledakan Bom Surabaya

Korban Bom Gereja Giri Catur Dimakamkan di TPU Gunungsari
Berita Terpopuler
Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
Metropolis  10 jam

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  12 jam

Cuitan Dokter di Twitter Viral, Pihak RS Royal Beri Klarifikasi
Metropolis  7 jam

Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  15 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber