Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Korban Bom Gereja Giri Catur Dimakamkan di TPU Gunungsari
Sabtu, 19-05-2018 | 11:07 wib
Oleh : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Giri Catur Sungkowo korban ledakan bom bunuh diri di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), Jalan Arjuno, Surabaya, akhirnya dimakamkan di TPU Gunungsari Jumat (18/5/) sekitar pukul 09.30 Wib pagi. Korban merupakan warga Putat Jaya dan telah bekerja sebagai Satpam di gereja tersebut.

Korban Giri Catur Sungkowo meninggal dunia setelah bertahan sejak Minggu (13/5) dengan luka bakar 90 persen di sekujur tubuhnya akibat ledakan bom. Ribuan pelayat menghadiri pemakaman korban Giri Catur Sungkowo. Mereka berasal dari warga, kerabat dan jamaat Gereja Pantekosta Pusat Surabaya. Tampak sedih dari raut wajah para pelayat ini. Bahkan sang kakak korban tak kuasa menahan kesedihannya hingga jatuh pingsan.

Menurut Sariati istri korban, tidak ada firasat apapun sebelum kejadian Minggu naas itu. Hanya saja korban sempat membicarakan tentang rencana pernikahan anaknya yang sudah dalam hitungan hari. 

Sementara itu Sewie Elia Huang, salah satu Tim Gembala Gereja Pantekosta Pusat Surabaya mengatakan, saat kejadian itu Giri Catur berada di depan gereja. "Selama 21 tahun bekerja sebagai Satpam di Gereja Pantekosta, Giri Catur merupakan sosok yang pendiam dan baik kepada semua orang," kata Sewie Elia Huang. (pul) 

Berita Terkait


Isak Tangis Sambut Kedatangan Jenazah Bayu

Penyerahan Jenazah Bayu Diwarnai Isak Tangis

Indadari Kena Imbas Ledakan Bom Surabaya

Korban Bom Gereja Giri Catur Dimakamkan di TPU Gunungsari


Penembakan Mobil Pejabat Pemkot, Korban Teror Mengaku Ada Kaitan Perizinan Pembangunan

Kemenlu : Tak Ada WNI Jadi Korban Teror di London

Tiga Wartawan Lumajang Korban Teror, Hari Ini Jalani Pemeriksaan

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber