Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Mentan Menjamin Stok dan Harga Pangan Stabil Selama Ramadan
Sabtu, 19-05-2018 | 03:23 wib
Oleh :
pojokpitu.com, Untuk menjamin pasokan dan harga pangan pokok stabil selama bulan Ramadan hingga Lebaran, pemerintah akan tindak tegas bila ada distributor nakal yakni menaikkan harga secara sepihak.

Demikian dikatakan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau Pusat Toko Tani Indonesia di Jakarta, Jumat (18/5/2018).

Pada kegiatan tersebut, Amran didampingi Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan, Agung Hendriadi dan Staf khusus Mentan, Sam Herodian.

Amran melakukan pengecekan harga komoditas yang dibutuhkan masyarakat saat Ramadan.
Menurutnya, tidak ada alasan pedagang menaikkan harga. Jadi jangan menyusahkan umat yang sedang menjalankan ibadah.

"Bila ada yang nakal, laporkan pada kami, tetapi harus faktual, lengkap, nama perusahaannya atau nama pedagang bila itu di tingkat pedagang," tegas Amran.

Dari hasil peninjauan ini, diperoleh harga daging sapi dijual Rp 75.000 per kilogram, daging ayam, Rp 32.000 per kilogram, telur Rp 22.000 per kolgram, bawang merah Rp 15.000 per kilogram dan gula Rp 12.000 per kilogram.

"Harga berbagai komoditas pangan ini tidak boleh naik. Harga di semua daerah harus sama karena Toko Tani Indonesia, ada di 3000 titik dan bekerja sama dengan 7000 BUMN dan BUMD, bahkan kita akan tingkatkan lagi hingga menjangkau seluruh masyarakat," tutur Amran.

Amran menambahkan saat ini pemerintah bekerja fokus membangun sistem cluster yang berdasar klimatologi dan wilayah, sehingga tidak lagi sporadis dan parsial seperti waktu yang lalu.

"Semua harus fokus, bukan hanya komoditas, sumber daya manusianya juga kita ajak fokus," sebut.

Lebih lanjut, Amran menerangkan bahwa Kementan sebagai Regulator dan Fasilitator, untuk kebutuhan petani. Kementan memetakan semua potensi dan mengarahkan untuk mendapatkan keunggulan komparatif dari satu komoditas agar petani mendapat add value dari hasil usahanya.

"Seperti bawang merah, yang sudah kami ekspor, jagung, juga beras, jadi semua harus fokus seperti bawang putih, bekerja sama dengan BUMN. Kami kembangkan di Sembalun, Nusa Tenggara Barat, dan di Banyuwangi. Baru-baru ini sudah panen, saat sekarang ini, kita mulai memasuki era digital, jaringan dibangun hingga Gapoktan dan Poktan yang dikoordinir penyuluh dan dinas-dinas di propinsi hingga kabupaten dan kota," terangnya.

Karena itu, jelas Amran, bila ada info kenaikan harga atau kekurangan pasokan di satu wilayah, dapat diketahui hanya hitungan jam. Ini akan diselesaikan, lewat email dan mobile saja sudah cukup.

"Barang kebutuhan segera didistribusikan, jadi sekarang, semua diupayakan dengan cepat dan tepat," pungkasnya.(jpnn/yos)

Berita Terkait


BKP Kementan Tegaskan Kecukupan Produksi Nasional

Mentan Stok Pangan Aman Hingga Lebaran

Bulog Pastikan Stok Beras Aman Hingga Lebaran

Mentan Menjamin Stok dan Harga Pangan Stabil Selama Ramadan

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber