Berita Terbaru :
Wisatawan Dipinggir Jalan Pacet Cangar Dibubarkan Petugas
Tidak Pernah Putus Asa, 17 Tahun Kiai Ini Berdakwah Tanpa Jemaah
Selama Lebaran Terminal Bayuangga Lumpuh
Jumlah Kasus Positif Covid 19 Ponorogo 24 Orang, Yang 8 Sudah Sembuh
Warga Binaan Lapas Wanita Silaturahmi Secara Virtual
Seorang Warga Ponorogo Tewas Menenggak Racun Serangga
Warga Serbu Amplop Lebaran Yang Dipasang di Pagar Rumah
Jamaah Thoriqah Syatariyah Shalat Ied Hari Ini
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Tanpa Vaksin, Dokter Tiongkok Temukan Cara Baru Obati Pasien Covid-19
Rumah Via Vallen Didatangi Mobil Puskesmas dan Polisi
Lebaran Tim Medis Dan Pasien Covid 19, Sampaikan Pesan Protokol Kesehatan
Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
PSBB Tahap 2 Surabaya Raya Akan Berakhir, Namun Pertambahan Covid 19 Masih Tinggi
Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
   

Warga Malang Keluhkan Pembangunan Apartemen
Peristiwa  Jum'at, 18-05-2018 | 00:19 wib
Reporter : Ali Makhrus
Sampai saat ini, bangunan hall dan restoran baiduri sepah telah rata dengan tanah. Ali Markhus
Malang pojokpitu.com, Rencana akan dibangunnya apartemen di kawasan eks baiduri sepah ballroom, mendapat penolakan dari warga terutama pihak sekolah yang bersebelahan dengan lokasi pembangunan. Pembangunan apartemen di wilayah tersebut, ditakutkan akan memberikan dampak sosial di masyarakat terutama bagi siswa sekolah.

Komisi C DPRD Kota Malang bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang, melakukan sidak di kawasan eks baiduri sepah balroom, cafe and resto di Jalan Raya Tlogomas. Pasalnya, dewan menerima keluhan warga terkait proses pembersihan lahan dan bangunan yang dinilai bising, sehingga mengganggu aktivitas belajar mengajar.

Sampai saat ini, bangunan hall dan restoran baiduri sepah telah rata dengan tanah. Meski belum ada nama, di lokasi tersebut rencananya akan dibangun apartemen 20 lantai di bawah pengelola Adhi Persada Properti Indonesia.

Dalam sidak itu, para anggota dewan melakukan pengecekan proses pembangunan, serta melakukan konfirmasi terkait izin atau IMB.

"Terkait hal tersebut, nantinya tim legislator akan segera melakukan pertemuan dengan semua pihak untuk mencari solusi, agar tidak ada yang dirugikan," Ujar Waka Komisi C DPRD Kota Malang Harun Prasojo.

Dalam sidak kali ini hadir juga, 3 anggota komisi C DPRD Kota Malang, Harun Prasojo, Afdhal Fauza, Sugiarto, M. Fadli. Serta DPUPR Kota Malang, Hadi Santoso.

Sementara itu, menurut kepala sekolah SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, Nur Cholis menjelaskan, bahwa proses saat pembongkaran dan pembangunan gedung sangat menggangu proses belajar mengajar.

"Terkait pembangunan apartemen, sampai saat ini belum ada koordinasi dengan warga," jelas Nur Cholis.

Ia menambahkan, nanti kalau benar-benar dibangun apartemen seharusnya warga harus mengetahui. Agar tidak ada benturan nilai bagi siswa maupun sosial masyarakat. (yos)

Berita Terkait

Polemik Terdampak Pembangunan Apartemen Terkuak

Komisi C DPRD Gelar Hearing Pembangunan Apartemen Dihadiri Warga dan Instansi Pendidikan

Warga Malang Keluhkan Pembangunan Apartemen

Ada Besi Jatuh ke Rumah Warga, Pembangunan Apartemen Diprotes
Berita Terpopuler
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Covid-19  4 jam

Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Peristiwa  6 jam

Seorang Warga Ponorogo Tewas Menenggak Racun Serangga
Peristiwa  2 jam

Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
Otomotif  17 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber