Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Sebanyak 18 pasangan mengikuti nikah massal, yang digelar klub sosialita malang raya. Foto: Ali Markus
Belasan Pasangan Ikuti Nikah Massal
Kamis, 17-05-2018 | 06:23 wib
Oleh : Ali Makhrus
Malang pojokpitu.com, Menjelang bulan suci ramadhan, sebanyak 18 pasangan mengikuti nikah massal, yang digelar klub sosialita malang raya. Para pasangan ini, mengikuti itsbat nikah secara gratis dengan mahar seperangkat alat sholat.

Nikah massal atau itsbat ini berada di Gedung Kartini Kota Malang, itsbat nikah tersebut, untuk mendapat surat nikah resmi dari Pengadilan Tinggi Agama Kota Malang.

Digelarnya nikah massal ini sebagai upaya kepedulian bagi sesama, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu dan ingin mendapatkan kepastian hukum terhadap status pernikahannya.
Kebanyakan warga yang telah menikah selama bertahun-tahun sudah sah secara agama sah, namun tidak tercatat di lembaga negara.

Menurut salah satu pasangan yang sudah menikah selama 16, Mistri merasa senang dan bahagia karena dapat memiliki buku nikah dan tercatat di lembaga negara secara sah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Malang Wasto menjelaskan, nikah massal ini sebagai sarana untuk memberikan kepastian identitas hukum,

"Ini merupakan salah satu bentuk kepastian hukum kepada pasangan suami istri dan anak, dalam menghadapi semua proses kedepannya," jelas Wasto.

Selain biaya penyelenggaraan itsbat nikah, pasangan suami istri tersebut langsung mendapat buku nikah dan dokumen nikah lainnya. Sementara seperangkat alat sholat disediakan sebagai mahar.

Untuk diketahui, penyelenggaraan nikah massal ini dalam rangka memperingati hari jadi Sosialita Malang Raya ke 7. (yos)

Berita Terkait


Kakek 38 Cucu Ikut Nikah Massal

Belasan Pasangan Ikuti Nikah Massal

Enam Pasangan Tua Ikuti Nikah Massal Gratis

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber