Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Dewan Minta Revitalisasi BLK Untuk Peningkatan Skill Tenaga Kerja
Rabu, 16-05-2018 | 19:17 wib
Oleh : Dewi Imroatin
Surabaya pojokpitu.com, Persaingan tenaga kerja saat ini semakin ketat, apalagi setelah pemerintah pusat membuka lebar pintu masuknya TKA (tenaga kerja asing) ke Indonesia, yang menuntut tenaga kerja lokal harus memiliki keahlian agar mampu bersaing.

Anisa Syakur, anggota DPRD Jatim mengatakan, kondisi infrastruktur penunjang untuk tenaga kerja lokal memiliki keahlian seperti BLK (balai latihan kerja) yang ada di jatim ternyata dari segi sarana dan prasarananya seperti alat dan mesin sudah tua dan lama sehingga sangat tidak layak.

"Hampir seluruh BLK di jatim kondisinya memprihatinkan, alat yang digunakan tidak update, sedangkan disisi lain perkembangan teknologi sangat cepat, menuntut keahlian tenaga kerja lokal, jika kondisi BLK saja mengalami ketertinggalan, bagaimana bisa melahirkan calon tenaga kerja yang mumpuni dan ahli," ujar politisi yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim ini.

Anisa Syakur mengatakan, calon tenaga kerja diajarkan dengan alat yang mengalami ketertinggalan maka tenaga kerja lokal tidak akan mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan tenaga kerja. Untuk itu, harus dilakukan revitalisasi BLK, harus ada update alat dan teknologi, dan alat-alat yang sudah tidak layak diganti dengan alat baru yang sesuai dengan perkembangan industri sehingga bisa melahirkan calon tenaga kerja yang mumpuni dan ahli.

"Dengan adanya revitalisasi BLK maka akan mampu melahirkan calon tenaga kerja lokal yang mumpuni, dan memiliki keahlian khusus sehingga mampu bersaing dengan tenaga kerja asing," tuturnya.

Anisa Syakur juga menyayangkan Belum meratanya pelayanan kesehatan, banyaknya keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan terutama penguna BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) banyak yang merasa pelayanannya terlalu lambat sehingga masyarakat merasa gelisah apalagi mereka dalam posisi berobat.

"Begitu juga untuk antrian panjang operasi, membuat pasien semakin terbebani secara psikis, ini yang mengakibatkan masyarakat yang harusnya pengen sembuh dengan berobat, tapi karena amburadulnya pelayanan kesehatan akhirnya semakin sakit," ungkapnya.

Politisi yang duduk sebagai anggota komisi C DPRD Jatim ini berharap jika ada yang kurang terpenuhi lebih baik disampaikan untuk ditambah peningkatan pelayanannya.(end)



Berita Terkait


Dewan Minta Revitalisasi BLK Untuk Peningkatan Skill Tenaga Kerja

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber