Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Nuchin, Korban Ledakan Bom di Jalan Arjuno Dimakamkan
Selasa, 15-05-2018 | 10:35 wib
Oleh : Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Nuchin warga Tropodo yang dilaporkan hilang, ternyata menjadi salah satu korban meninggal dunia akibat ledakan bom di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya, jalan Arjuno Surabaya. Pada Senin malam, jenazah Nuchin diserahkan kepada keluarganya.

Ribuan pelayat dari warga sekitar menunggu kedatangan jenazah Nuchin. Saat mobil ambulance yang membawa jenazah korban ledakan bom datang, warga langsung menyerbu mendekat. Korban Nuchin segera dikebumikan di TPU Desa Tropodo Waru.

Menurut Samsul Huda Ketua GP Anshor Kecamatan Waru Sidoarjo, pagi itu Nuchin berangkat ke Pasar Loak Surabaya dari rumahnya di jalan Tropodo Waru, Sidoarjo mengendarai sepeda motor Honda Astrea Grand W 3564 SJ.  Namun hingga pukul 22.20 Wib korban belum pulang.

Ternyata Nuchin salah satu jenazah yang ikut menjadi korban ledakan bom. Bahkan Polda Jatim mengumumkan bahwa terdapat satu jenazah MR X.

Pihak keluarga berusaha mencari informasi jenazah MR X tersebut ke Polda Jatim. Setelah diketahui ciri-ciri mirip Nushin dan dukungan tes DNA, MAKA dinyatakan benar bahwa jenazah MR X tersebut jenazah Nuchin.

Ribuan pelayat dari warga mengenal korban beragama Islam, merupakan sosok yang sederhana dan tidak pernah ikut kelompok manapun. (pul)

Berita Terkait


JAD Dibekukan Karena Terlibat Jaringan Teroris

Alumni Lemhanas Gelar Dialog Ngopi Kebangsaan

Densus 88 Juga Kejar Penyandang Dana

Ali Fauzi Sebut Ada Satu Warga Surabaya yang Berpengaruh Dari Aksi Dita


Indadari Kena Imbas Ledakan Bom Surabaya

Pemkot Surabaya Akan Bantu Korban Bom Surabaya

Korban Bom Surabaya Butuh Bantuan Pemulihan Psikologis

Doa Lintas Agama Untuk Peristiwa Bom Surabaya
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber