Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Rentetan Bom di Surabaya dan Sidoarjo Dikendalikan ISIS
Senin, 14-05-2018 | 17:12 wib
Oleh : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Rentetan aksi teror bom yang terjadi di Surabaya maupun Sidoarjo, diketahui merupakan sel - sel dari kelompok Jamaah Ansharud Daulah atau JAD, pimpinan Ustadz Aman Abdurahman, yang kendali ISIS Center di Suriah. Termasuk 4 teroris yang tewas dalam aksinya di Mapolrestabes Surabaya, serta 7 terduga teroris yang diamankan Densus 88 di Sidoarjo dan terakhir di JMP Surabaya.

Hal ini disampaikan langsung Jenderal Polisi Tito Karnavian, Kapolri, terkait rentetan peristiwa teror yang terjadi di Surabaya, maupun di Sidoarjo. Menurutnya, pelaku teror merupakan bagian dari sel - sel kelompok Jamaah Ansharud Daulah atau JAD, pimpinan Ustadz Aman Abdurahman, yang di kendalikan oleh ISIS Center di Suriah.

Seperti aksi pelaku pengeboman di 3 gereja yang diketahui dilakukan oleh satu keluarga dengan komando sang ayah bernama Dita warga Rungkut. Dita merupakan ketua JAD Surabaya yang sempat berangkat ke Suriah. Namun lebih dulu ditangkap petugas imigrasi Turki dan kemudian dideportasi ke Indonesia. Serta bom yang meledak di Rusun Wonocolo Sepanjang hingga menyebabkan 2 orang tewas, diketahui satu diantaranya bernama Anton merupakan sahabat dari Dita dan juga jaringan JAD.

Bahkan, terakhir fenomena peledakan bom yang melibatkan satu keluarga di Mapolrestabes Surabaya juga masuk dalam jaringan JAD. "Satu keluarga tersebut warga Krukah Surabaya, namun satu orang selamat yaitu anak perempuan dari pelaku bom, berinisial ( A ) umur 8 tahun, yang kini dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, sementara 4 orang pelaku tewas," kata Jenderal Pol. Tito Karnavian.
 
Kapolri juga telah mengamati jenis bahan peledak yang digunakan para pelaku sama dengan yang dipakai ISIS di Suriah dan Irak. Yaitu bom pipa dengan bahan triacetone triperoxide (TATP), termasuk high explosive. Untuk sementara, Tim Densus 88 Anti Terror Mabes Polri berhasil mengamankan 7 terduga teroris di Sidoarjo dan Surabaya. Dua diantaranya terpaksa ditembak mati karena melawan. (pul)



Berita Terkait


JAD Dibekukan Karena Terlibat Jaringan Teroris

Alumni Lemhanas Gelar Dialog Ngopi Kebangsaan

Densus 88 Juga Kejar Penyandang Dana

Ali Fauzi Sebut Ada Satu Warga Surabaya yang Berpengaruh Dari Aksi Dita


Indadari Kena Imbas Ledakan Bom Surabaya

Pemkot Surabaya Akan Bantu Korban Bom Surabaya

Korban Bom Surabaya Butuh Bantuan Pemulihan Psikologis

Doa Lintas Agama Untuk Peristiwa Bom Surabaya
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber