Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Ini Sosok Pelaku Bom Bunuh Diri Tiga Gereja di Surabaya
Senin, 14-05-2018 | 09:17 wib
Oleh :
Surabaya pojokpitu.com, Pelaku bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya ternyata satu keluarga, yang terdiri dari Bapak, Ibu, dan 4 anaknya. Mereka tinggal di kawasan Perumahan Wisma Indah Wonorejo, Surabaya.

Tetangga sekitar rumahnya, termasuk Ketua RW setempat, Taufik Gani (60) mengaku tidak menyangka sama sekali bahwa salah satu warganya Dita Upriyanto sekeluarga melakukan aksi teror sekeji itu. 

"Sama sekali enggak ada yang menduga. Kita juga enggak tahu," ujar Taufik kepada media.

Dalam kesehariannya, kehidupan sosial Dita sekeluarga selayaknya warganya yang lain. Sang kepala keluarga, Dita (48) itu pun termasuk orang yang biasa bergaul, bahkan diajak ngobrol oleh tetangga-tetangganya. "Rumahnya terbuka, pagarnya ram-raman bisa dilihat dari luar," ujar dia.

Bahkan, Taufik hampir setiap hari bertemu dengan Dita di mushala dekat rumahnya saat melaksanakan salat subuh, magrib, dan isya berjamaah. Taufik berujar Dita rutin mengajak dua anak laki-lakinya, Yusuf Fadil (18) dan FH  (16)  untuk salat berjamaah di masjid pada tiga waktu salat itu.

"Itu setiap hari ke masjid enggak pernah lepas. Tadi pagi saja masih salat subuh bertiga," kata Taufik.

Sehari-harinya, Taufik mengatakan Dita berprofesi sebagai penjual berbagai jenis minyak, seperti minyak kemiri, minyak aceri, minyak zaitun, dan minyak jinten. Sementara istrinya, Puji Kuswati, 43 tahun, setiap hari di rumah untuk membantu Dita berjualan. Anak-anaknya, Yusuf, FH, FS (12) tahun; dan VR (9) bersekolah seperti biasa.

Ia baru mengetahui bahwa tetangganya adalah pelaku teror bom Surabaya setelah adanya pemberitaan-pemberitaan mengenai tragedi itu. Sore tadi Kepolisian RI menyatakan telah mengidentifikasi bahwa pelaku bom di tiga Gereja di Surabaya itu adalah satu keluarga Dita Upriyanto.

Dita diduga melakukan pengeboman di Gereja Pantekosta di jalan Arjuno. Tito mengatakan Dita menggunakan mobil dalam melakukan aksinya.
"Yang gunakan Avanza diduga keras itu adalah orang tuanya atau bapaknya," ujarnya. Sebelum melakukan aksinya, Dita terlebih dahulu menurunkan anggota keluarganya, yaitu sang istri dan dua anak perempuannya di GKI Diponegoro.

Ledakan di Gereja Santa Maria Tak Bercela juga terkait dengan keluarga ini. Ledakan di gereja di Ngagel itu diduga dilakukan dua anak laki-laki Dita, yaitu Yusuf Fadil dan FH. Mereka menggunakan bom yang diletakkan di pinggang. "Semuanya serangan bom bunuh diri, cuma bomnya berbeda," kata Tito.

Saat ini, kata Taufik, polisi masih melakukan penggeledahan dan pengosongan di rumah Dita di kawasan Perumahan Wisma Indah Blok K No 22, Wonorejo, Rungkut, Surabaya. Polisi mendobrak rumah Dita mulai pukul 16.30 WIB dan memulai penggeledahan sekitar magrib. Polisi sempat melakukan peledakan dalam penggeledahan itu. "Barang sekarang sudah dikeluarkan semua, itu ada kaleng-kaleng dan plastik. itu sudah kosong," ujar Taufik yang masih berada di lokasi.

Pada Minggu pagi kemarin, ledakan bom terjadi di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur. Lokasi serangan bom di Surabaya terjadi di Gereja Kristen Indonesia, Jalan Diponegoro; Gereja Santa Maria Tak Bercela, Jalan Ngagel Madya Nomor 1, Baratajaya, Kecamatan Gubeng; dan Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno.

Tito menyebut para pelaku bom di Surabaya diduga berkaitan dengan jaringan Jamaah Ansharud Daulah (JAD). "Satu keluarga ini terkait dengan sel JAD yang ada di Surabaya. Dia adalah ketuanya Dita ini," ucapnya.(end)



Berita Terkait


Kapolda Jatim Pastikan Terus Buru Jaringan Teroris Hingga Tuntas

Antisipasi Teror Bom,Polres Situbondo Bentuk Satgas Anti Terorisme

Densus 88 Terus Bergerak, Tidak Libur Lebaran

Benda Misterius di Teras Masjid Bikin Heboh, Polisi Datangkan Penjinak Bom


Polri dan TNI Kabupaten Sidoaro Sidak Keamanan Ancaman Teror Bom di Gereja

Antisipasi Teror Bom Saat Mudik, Polisi Sidak Stasiun

Rapat Koordinasi Tokoh Agama dan Lintas Sektoral Terkait Teror Bom

Pasca Teror Bom, Pemprov Jatim Minta Satgas Pangan Jaga Stabilitas Ekonomi
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber