Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Rehat 

Tak heran, apapun dilakukan demi bertemu artis kesayangan atau membeli produk dari Korea. Termasuk berjam-jam antri di depan gerai.?Foto: Selvy Wang
Demi Kosmetik Korea, Rela Antri Berjam-Jam
Minggu, 13-05-2018 | 05:36 wib
Oleh : Selvy Wang
Surabaya pojokpitu.com, Pesona tren korea tak ada habisnya, ini terbukti dari antrian panjang yang terjadi saat pembukaan gerai kosmetik korea di salah satu mall di Surabaya. Demi membeli produk kosmetik dari korea, ribuan anak muda di Surabaya rela antri berjam-jam.

Demam Korea di Indonesia ternyata tak hanya pada musik, drama atau fashion, namun ternyata juga  pada kosmetik. Apapun yang berlabel dari negeri gingseng ini, akan selalu menarik perhatian kaum hawa yang didominasi usia remaja.

Tak heran, apapun dilakukan demi bertemu artis kesayangan atau membeli produk dari Korea. Termasuk berjam-jam antri di depan gerai.

Ini terjadi saat pembukaan salah satu gerai kosmetik asal Korea di Tunjungan Plaza Surabaya, untuk mendapatkan produk kosmetik yang dicari, serta mendapatkan promo hadiah yang ditawarkan.

Seperti Imroatus, meski harganya cukup mahal, namun Ia rela antri untuk membeli kosmetik yang diinginkannya, karena selama ini ia hanya bisa membeli melalui online shop.

Sementara itu, Sinta, senior marcomm nature republic Indonesia, produk yang ditawarkan di gerai ini asli buatan korea, dengan segmentasi remaja hingga dewasa.

"Surabaya merupakan gerai ke 6 produk kita yang ada di Indonesia," ujar Sinta.

Seperti diketahui, demam K pop, K fashion, K drama atau K Cosmetic melanda Indonesia beberapa tahun terakhir. Tak heran syndrom Korea atau yang biasa disebut korean wave melanda anak muda dimanapun, termasuk di Surabaya. (yos)



Berita Terkait


Demi Kosmetik Korea, Rela Antri Berjam-Jam

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber