Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Menurut AKBP Donny, benur yang dipasok dari luar pulau itu selanjutnya dikemas ulang di Desa Ketapang, Banyuwangi. Foto: Iqbal Mustika
Polres Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Lobster Asal Lombok
Sabtu, 12-05-2018 | 22:25 wib
Oleh : Iqbal Mustika, Handoko khusumo
Banyuwangi pojokpitu.com, Benur lobster asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), terus mengalir ke wilayah The Sunrise of Java. Untung saja, aparat Kepolisian Resor Banyuwangi, sigap mengungkap kasus ini dengan mengamankan bukti 17.229 ekor benur jenis pasir dan mutiara.

Kurang Dalam sepekan polres banyuwangi kembali amankan pelaku penyelundupan benur yang masuk ke kota paling ujung pulau Jawa ini.
Dalam rilis yang dilakukan aparat kepolisian, Di pasaran, omset penjualan benur dengan angka segitu bernilai sekitar Rp 850 juta.

Terkait kasus ini, 2 warga asal Bali ditetapkan selaku tersangka. Mereka adalah Jumratno (69),warga Jalan Singaraja, Dusun Banjar, Desa Banyupoh, Kecamatan Gerogak, Kabupaten Buleleng dan Muhammad Ramzah (30), tinggal di Dusun Sumberpau, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerogak, Buleleng.

Keduanya ditangkap gabungan anggota Unit Reskrim Polsek Kalipuro dan Satreskrim Polres Banyuwangi , di lokasi pengepakan bayi lobster yang ada di Dusun Pancoran, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro. Lokasi penangkapan tak jauh dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman SIK memimpin jumpa pers didampingi Wakapolres Kompol Oscar Samsyudin, Kasubaghumas AKP Bahrul Anam, Kasatreskrim AKP Panji Pratistha Wijaya, di Mapolres Banyuwangi.

"Perkara ini tidak ada kaitannya dengan kasus penangkapan benur lobster yang dilakukan aparat Polsek Kawasan Pelabuhan Tanjungwangi beberapa waktu lalu, Persamaannya barang bukti sama-sama didatangkan dari Lombok, NTB," jelas AKBP Donny Adityawartman.

Menurut AKBP Donny, benur yang dipasok dari luar pulau itu selanjutnya dikemas ulang di Desa Ketapang, Banyuwangi. Kemudian, bayi lobster hendak diekspor ke luar negeri melalui Bandara Juanda Sidoarjo, Jawa Timur.

Bukti penguat yang kita amankan banyak sekali. Selain bayi lobster terdapat 2 tabung oksigen, 150 mangkok kecil, 3 buah corong, 10 gulung lakban, 21 keranjang plastik, 6 bak plastik, 22 keranjal kerikil.


Aksi pelaku ini dijerat dengan pasal berlapis. Yakni 88 dan 92 UU No.45 Tahun 2009 junto pasal 7 Permen Kelautan dan Perikanan No. 56 Tahun 2016 dengan ancaman paling lama 6 tahun. Proses pengiriman barang dari Lombok-NTB ke Banyuwangi-Jatim melalui jasa travel. (yos)




Berita Terkait


Polres Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Lobster Asal Lombok

Polda Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp. 10 M

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber