Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Pasca di PAW, Fandi Utomo Pamit di Kalangan Muslimat
Senin, 30-04-2018 | 21:39 wib
Oleh : Dewi Imroatin
Surabaya pojokpitu.com, Mantan anggota DPR RI fandi Utomo berkunjung ke kantor Pengurus Cabang Muslimat Kota Surabaya pada Senin (30/4/2018). Fandi mendatangi sejumlah tokoh untuk pamit sebagai anggota DPR RI. "Saya menemui pendukung dan tokoh untuk pamit ke mereka," kata Fandi Utomo, mantan anggota DPR RI.

Dari pantauan, setelah sampai di kantor Muslimat Surabaya, Fandi diterima ketua PC Muslimat Surabaya Lilik Fadlillah. Keduanya terlihat berbincang akrab. 

Politisi asal Surabaya ini mengatakan, tujuan dia pamit untuk meminta maaf kepada konstituen karena tidak bisa menyelesaikan amanah selama lima tahun. Menurut dia, selain ke Muslimat, pihaknya juga akan mengunjungi beberapa tokoh dan sesepuh di Surabaya. 

"Saya meminta maaf kepada para pendukung karena tidak bisa menyelesaikan tugas selama lima tahun," tambahnya. 

Terkait isu yang berkembang, Fandi mengaku akan menyiapkan klarifikasi secara tertulis. 

"Nanti saya janji akan klarifikasi secara tertulis," pungkasnya. 

Fandi Utomo merupakan anggota DPR RI yang di PAW (pergantian antar waktu) akibat adanya gugatan dari rekan se partainya di Demokrat.



Berita Terkait


Pawai Budaya dan Rebutan Tumpeng Untuk Sedekah Bumi Desa Menanggal

Peringati Tahun Baru 1440 Hijriyah, Ratusan Siswa Pawai Lampion

Meriahkan HUT RI dan Bulan Suro, Bendera 73 Meter Diarak Keliling Desa

Ketua DPRD Kabupaten Malang Tunggu Keputusan Gubernur Terkait PAW Sodikul Amin


Ratusan Warga Pamekasan Gelar Pawai Obor Sambut 1440 Hijriah

Warga Kawasan Dolly Gelar Pawai 1 Muharram Bertema Hijrah

Warga Pesisir Suramadu Rayakan Malam 1 Muharrom Dengan Pawai Obor

Mendagri Akan Hadiri Pelantikan 40 Anggota DPRD Hasil PAW
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber