Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Pendidikan 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi, meminta maaf atas insiden server hang?pada pelaksaan UNBK tingkat SMP. Foto: Iman Pujiono
Server Hang, Mendikbud Minta Maaf
Rabu, 25-04-2018 | 17:06 wib
Oleh : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi, meminta maaf atas insiden server hang pada pelaksaan UNBK tingat SMP kemarin. Muhajir menyatakan masalah tersebut lantaran, tahun ini terdapat peningkatan jumlah kouta perseta darti 30 persen menjadi 60 persen.

Hal tesebut disampiakan dalam bincang dengan media di Jakarta. Pihaknya meminta maaf atas terjadinya hang pada saat pelaksanaan UNBK SMP kemarin.

Dikatakan Muhajir terjadinya hang server tersebut akibat naiknya jumlah peserta didik yang mengikuti ujian unbk dari sebelumnya 35 persen meningkat menjadi 60 persen, sehinga  dilakukan pemindahan server cadangan.

"Meski terdapat masalah, saya pastikan jika UNBK selanjutnya berjalan secara lancar," ujar Muhadjir Effendi.

Ia juga menyayangkan terkait bocornya soal ujian, serta berharap agar para peserta ujian tidak membawa HP,

"Kita juga akan mengusut soal bocornya soal jawaban UNBK tersebut," imbuhnya.

Seperti diketahui, pelasananaan UNBK tingat SMP pada hari pertama tidak bisa masuk ke server, karena meningkatnya peserta yang mengikuti UNBK. (yos)

Berita Terkait


Mantan Kepsek SMPN 54 Kenny Ervianti Divonis 1,5 Tahun Penjara

Curi Soal UNBK, Mantan Kepala SMPN 54 Dituntut 3 Tahun

Sidang Pencurian Soal UNBK Sampai Ke Pemeriksaan Terdakwa

Hasil UNBK 2018, Kota Madiun Peringkat 2 Se Jatim


Belasan Narapidana UNBK Kesetaraan Paket B di Penjara

Dukun Batu Petir Ponari Ikut UNBK Paket B

Tidak Memiliki Lab Komputer, 12 PKBM gabunh UNBK

Hasil UNBK 2018 Jeblok, Tapi Mereka Tetap Konvoi
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber