Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

PolisI Surabaya Sita 5 Juta Butir Pil Dobel L Rp 2,5 M dari Jakarta
Senin, 23-04-2018 | 20:18 wib
Oleh : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Polrestabes Surabaya bersama Polsek Tegalsari berhasil membongkar jaringan peredaran pil double L asal Jakarta yang dikendalikan oleh narapidana di Lapas Porong Sidoarjo dengan menyita sebanyak 5 juta butir bernilai Rp 2,5 milyar. Pengungkapan kasus ini diawali dari tertangkapnya salah satu kurir dan bandar di kawasan Rungkut oleh Badan Narkotika Nasional Kota ( BNNK ) Surabaya, beberapa waktu lalu.

Jaringan peredaran pil double L ini berhasil diungkap Polrestabes Surabaya bersama Polsek Tegalsari, dengan mengamankan enam tersangka, antara lain EO ( pelajar ) serta ST, warga Jakarta Utara, EN, AL, MT warga Rungkut dan TD bandar warga Tangerang. Dari pengungkapan ini polisi menyita sebanyak 5 juta butir pil koplo jenis double L atau senilai Rp 2,5 milyar.

Terbongkarnya jaringan besar peredaran double L ini berawal dari tertangkapnya 3 pelaku asal Surabaya oleh BNNK di kawasan Rungkut, dan akhirnya dikembangkan oleh kepolisian hingga ke Jakarta dan Tangerang. Peredaran pil double L ini tergolong rapi, karena dikemas dengan label vitamin (B) dan untuk sampai ke Surabaya, barang tersebut dikirim dari Jakarta melalui paket jasa ekspedisi.

"Peredaran pil double L, salah satunya dikendalikan oleh narapidana di Lapas Porong Sidoarjo. Para pelaku ini yang memesan dan kemudian menjual melalui perantara kurir, barang yang dijualpun cukup banyak dan harganya terbilang mahal. Untuk 1 dus berisikan 100 ribu butir bisa dijual dengan harga Rp 35 juta sampai Rp 45 juta," kata Kombes Pol. Rudi Setiawan, Kapolrestabes Surabaya.

Pada rilis yang digelar Polrestabes Surabaya, Senin sore tadi, juga dihadiri Walikota Surabaya, Kepala BNNP Jatim serta Kepala BNNK Surabaya dan BPOM Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut, Risma sempat marah besar kepada para pelaku. Risma menuding apa yang dilakukan pelaku dengan mengedarkan pil koplo, terutama pada para pelajar sama saja membunuh dengan cara perlahan ibarat seperti senjata kimia.(end)



Berita Terkait


Selama 2 Minggu, 29 Tersangka Narkoba Berhasil Ditangkap

Antisipasi Peredaran Narkoba, Petugas Gabungan Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Polisi Bekuk Dua Pengedar Narkoba Jaringan China, BB Sabu - Sabu 6,2 Kg Disita

Bawa Sabu 920 Gram, TKI Surimah Dituntut 18 Tahun


Polsek Mejayan Gagalkan Transaksi Narkoba Kelas Kakap

Bangkalan Masuk Zona Merah Narkoba

Sepuluh Bandar dan Kurir Narkoba Dibekuk

Delapan Pengguna dan Pengedar Narkoba Terjaring Operasi Sikat Semeru
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber