Berita Terbaru :
Lawan Covid-19, Komunitas Exodus Bagikan APD ke Puskesmas dan Ojol
Lawan Covid 19, Warga Perumahan di Mojokerto Bersama Berjemur Badan
Dampak Corona, Travel Umroh Dan Haji Alami Penurunan Omzet 75 Persen
Menyantap Gurihnya Lontong Pedal Khas Bojonegoro
Antisipasi Penyebaran Virus Covid 19, Muspika dan Pemdes Bagi Masker
Dirumahkan, Karyawan Homestay Produksi Masker
Selangkah Lagi Pasangan OK Kantongi Rekom Partai Golkar
Akibat Masker Mulai Langka, Warga Binaan Rutan Trenggalek Produksi Masker Sendiri
Bantuan 100 APD Hazmat Suit Berupa Baju Pelindung Untuk Tenaga Medis Bojonegoro
Pelaku Pembunuhan di Kebun Ternyata Suaminya Sendiri
Cerita Pengusaha Konveksi di Tengah Wabah Covid-19
Dampak Covid-19, Okupansi Hotel dan Restoran di Tulungagung Tinggal 8 Persen
Polisi Salurkan Bantuan Paket Sembako Untuk Warga Kurang Mampu
Calon Wisata Sumber Umis Dilirik Investor
Pencuri Spesialis Rumah Kosong Ditembak Polisi
   

Jembatan Ambruk, Arus Lalu Lintas dari Tuban ke Surabaya Dialihkan
Pantura  Rabu, 18-04-2018 | 16:30 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Pengalihan kendaraan yang melintas dari arah Semarang menuju Surabaya melalui jalan Deandles Tuban, Brondong, Paciran, Gresik, kemudian Surabaya. Foto: Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Ambruknya jembatan kembar penghubung Kecamatan Widang Tuban dengan Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan, Selasa (17/4) siang kemarin, mengakibatkan kemacetan panjang. Mengantisipasi hal tersebut, petugas kepolisian mengalihkan arus lalu lintas dari arah Semarang menuju Surabaya, ke jalur alternatif melalui jalur utara.

Kasatlantas Polres Tuban AKP Eko Iskandar, mengatakan petugas satuan lalu lintas Polres Tuban, mengalihkan kendaraan yang melintas dari arah Semarang menuju Surabaya, melalui jalan alternatif lama jalan Deandles Tuban, Brondong,Paciran,Gresik, kemudian Surabaya.
 
"Selain dialihkan ke jalur alternatif Deandles Lama Tuban, sebagian kendaraan besar juga dialihkan melalui jalur pakah menuju ke Bojonegoro," terang AKP Eko Iskandar.

Pengalihan arus lalu lintas ini, hanya berlaku bagi kendaraan bermuatan berat dan kendaraan dengan sumbu dua ke atas. Sementara, untuk kendaraan kecil dan sepeda motor masih diperbolehkan melintas.
 
Selama pengalihan arus lalulintas ke jalur alternatif ini ,tidak terjadi penumpukan kendaraan yang berarti. Lalu lintas di jalur alternatif relatif padat dan lancar. Hal ini akan terus dilakukan hingga pengerjaan perbaikan jembatan selesai. (yos)

Berita Terkait

Ingat, Ada Batasnya Untuk Lewat Jembatan Widang

Hari ini, Jembatan Widang Babat Dibuka Gubernur Sukarwo

Pengoperasian Jembatan Widang-Babat Molor Dari Jadwal

Pemasangan Rambu Selesai, Jembatan Widang Siap Uji Coba
Berita Terpopuler
Keterlaluan, Bisnis Ganja di Tengah Wabah Corona
Hukum  11 jam

Isi Libur Sekolah, Siswi SMKN 1 Sidoarjo Membuat APD dan Masker
Pendidikan  9 jam

Cegah Corona, Puluhan Napi di Lapas Tuban Dibebaskan
Hukum  11 jam

Pemkab Ngawi Hentikan Sementara Kegiatan Dari Anggaran DAK
Politik  9 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber