Berita Terbaru :
Hadapi New Normal, Begini Langkah PT KAI Daop 7
Begini Tanggapan Bupati Terkait Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
Polisi Tetapkan Ibu Bayi Sebagai Tersangka Penelantaran
Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Politisi PDIP : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan Partai
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
   

Pare Pulpy Untuk Turunkan Resiko Penyakit Diabetes
Life Style  Rabu, 18-04-2018 | 09:13 wib
Reporter : Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, Diabetes mellitus menjadi penyakit mematikan terbanyak kedua di dunia. Hal itu menjadi dasar bagi mahasiswa asal Surabaya untuk membuat pare pulpy yang bisa digunakan untuk mengontrol kadar gula darah dalam tubuh.

Adalah Felicia Tjokro Aminjaya dan Adytya Dewanti, mahasiswa Fakultas Farmasi Unika Widya Mandala Surabaya, yang menginisiasi pembuatan pare pulpy, atau jus pare murni. Berbahan dasar pare hijau varietas ayam, kedua mahasiswa tersebut memperoleh hasil penelitian, bahwa pare pulpy lebih mudah diserap tubuh dibandingkan dengan jika dimasak langsung, seperti umumnya.

"Dalam pare hijau varietas ayam ditemukan kandungan senyawa aktif karantin paling banyak dibandingkan dengan varietas pare lain. Bukan hanya itu, varietas tersebut juga banyak ditemukan di pasaran, dan menjadi konsumsi masyarakat. Sehingga, siapapun bisa membuat pare pulpy sebagai obat pengontrol gula darah alami," papar Felicia Tjokro Aminjaya.

"Cara membuatnya cukup mudah. Hanya seperempat bagian buah pare yang dibuang gabusnya, lalu dirajang, dan diblender tanpa air," tambahnya.

Pemberian air atau menjadi jus justru membuat kandungan karantin menyusut, sama seperti jika dimasak menjadi oseng-oseng, atau tumis. Dijadikan pulpy justru membuat bahan aktifnya lebih mudah terserap dan dimanfaatkan oleh tubuh.

"Sayangnya, meskipun banyak ditemukan di pasaran, varietas pare yang digunakan tidak boleh terlalu matang sampai berubah warna menjadi kekuningan atau merah, sebab kandungan senyawa karantin justru menurun," terang Farida Lanawati, selaku dosen pembimbing.

Untuk mengkonsumsi pare pulpy harus diimbangi dengan aktif mengontrol kadar gula darah dalam tubuh. Sebab jika tidak, pare pulpy justru membuat hipoglikemia, atau kandungan gula darah dalam tubuh terlalu rendah, sehingga bisa menyebabkan kolaps, katanya.

Pare pulpy bisa dikonsumsi setiap hari. Namun jika kondisi tubuh telah membaik, kadar dosis yang diberikan bisa dikurangi menjadi 2-3 kali saja dalam seminggu. Tertarik untuk mencoba?(end)

Berita Terkait

Pare Pulpy Untuk Turunkan Resiko Penyakit Diabetes
Berita Terpopuler
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  5 jam

Politisi PDIP : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan Partai
Metropolis  4 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber