Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Petugas gabungan ini, sengaja menebarkan benih baby lobster jenis pasir dan mutiara karena ekosistem laut di Pulau Gili yang berpasir dan berkarang sangat cocok, untuk perkembang biakan lobster jenis ini untuk hidup. Foto: Farid Fahlevi
Puluhan Baby Lobster Dilepasliarkan, Hasil Tangkapan Ditkrimsus Polda Jatim
Selasa, 17-04-2018 | 22:54 wib
Oleh : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Petugas gabungan Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Kelautan Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Kelas 1 Surabaya, (BPSPL) dan petugas dari Ditkrimsus Polda Jatim dibantu Polisi Air Polres Probolinggo. Lepasliarkan 34.208 ribu ekor baby lobster, di laut lepas berkarang dan berpasir di Pulau Gili Ketapang Probolinggo Selasa (17/4) sore.

Petugas Ditkrimsus Polda Jatim, berhasil menyita 34.208 ribu ekor baby lobster bernama latin panulirus spp dari tangan mafia spesialis penyelundup baby lobster asal Banyuwangi, pada Minggu kemarin. Tidak hanya itu, polisi juga berhasil menangkap Abdul Khalik dan kawan kawan warga Banyuwangi.
 
Para pelaku ini tertangkap tangan, saat hendak menyelundupkan baby lobster via pelabuhan Ketapang hendak ke pulau Bali, yang akan diselundupkan lewat via jalur udara Bandara Ngurah Rai Bali menuju ke Vietnam.
 
Petugas gabungan ini, sengaja menebarkan benih baby lobster jenis pasir dan mutiara, karena sudah mendapatkan persetujuan dari pihak BPSPL, pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut wilayah Denpasar dan Jawa Timur. Pasalnya, ekosistem laut di Pulau Gili yang berpasir dan berkarang sangat cocok, untuk perkembang biakan lobster jenis ini untuk hidup.
 
Kepala Balai KIPM 1 Surabaya Muhlin mengatakan, hasil tangkapan Gakum Ditkrimsus Polda Jatim, sebayak 34 ribu lebih ekor baby lobster, untuk menjaga  kedaulatan NKRI yang kaya akan hasil laut, yang diklaim  negara Vietnam penghasil terbesar lobster di dunia.

"Padahal baby lobster dari negara kita, kita harus jaga bersama - sama kekayaan laut Indonesia, dari tangan perdagangan ilegal para pengusaha asing," jelas Muhlin.
 
Kasatpol Air Polres Probolinggo AKP Slamet Prayitno mengatakan,  tim gabungan ini, hasil dari pengembangan ungkap kasus tim Dikrimsus Polda Jatim Ribuan Lobster,

"Kita himbau ke masyarakat untuk jangan bermain dengan biota laut yang dilindungi, karena akan kami tindak tegas," tegas AKP Slamet Prayitno.
 
Dengan ini, pelaku melanggar pasal 92 dan pasal 88 undang - undang nomer 31 tahun 2004. Tentang perikanan dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda Rp 1,5 milyar, atas kerugian negara senilai Rp 5.131.200 juta.
 
Petugas Balai Karantina Ikan Kelas 1 Surabaya dan petugas polair, menghimbau dan mengajak masyarakat nelayan dan pesisir untuk bersama - sama melestarikan biota laut yang dilindungi. (yos)

Berita Terkait


Puluhan Ribu Baby Lobster Diamankan Kepolisian Banyuwangi

Puluhan Baby Lobster Dilepasliarkan, Hasil Tangkapan Ditkrimsus Polda Jatim

Polisi Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ribu Baby Lobster

Polisi Tangkap Penyelundup Baby Lobster di Perairan Jawa Selatan


Polisi Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ribu Baby Lobster

Polisi Tangkap Penyelundup Baby Lobster di Perairan Jawa Selatan

Polisi Tangkap Penyelundup Baby Lobster di Perairan Jawa Selatan

Simpan Baby Lobster, Seorang Warga Dibekuk
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber