Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Politik 

Minta Maaf, Mantan Kader PDIP Serahkan KTA pada Ketua DPC PDIP Surabaya
Selasa, 17-04-2018 | 18:47 wib
Oleh : Budi Prakoso
Surabaya pojokpitu.com, Dianggap mendukung pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak, apalagi dengan menunjukkan kartu tanda anggota PDIP, mantan kader PDIP Surabaya meminta maaf kepada Ketua DPC PDIP Kota Surabaya dan seluruh anggota PDIP, dengan menyerahkan semua kartu tanda anggota (KTA) PDIP yang sudah tidak berlaku.

Tidak ingin dianggap membelot atau berkhianat terhadap PDIP, Maranatha menjelaskan semua permasalahannya kepada para pengurus DPC PDIP Surabaya.

Dengan dikawal kader PDIP Kota Surabaya, Marantha yang dianggap telah berkhianat mendukung pasangan Khofifah-Emil, mendatangi kantor DPC PDIP Surabaya, dan ditemui Ketua DPC PDIP Surabaya, Wisnu Sakti Buana bersama dengan para pengurus lainnya.

Maranatha menjelaskan, dirinya hanya menanyakan masalah kartu Program Keluarga Harapan (PKH) miliknya kepada Khofifah, yang tidak berlaku di Surabaya. Maranatha juga menyebut, dirinya memiliki KTA PDIP, sambil mengeluarkan kartu anggota PDIP Surabaya.

Mengeluarkan KTA PDIP inilah, langsung ditangkap tim sukses Khofifah, sebagai bentuk dukungan, sehingga Maranatha dianggap membelot mendukung tim Khofifah. Ini membuat Ketua DPC PDIP Surabaya, Wisnu Sakti Buana meminta pertanggungjawaban Maranatha, yang sudah bukan sebagai anggota PDIP.

Ketua DPC PDIP Surabaya, Wisnu Sakti Buana mengatakan, sejak tahun 1999, Maranatha yang dulunya satgas PDIP Surabaya. "Kini sudah keluar, dan tidak lagi sebagai kader PDIP Surabaya. Bahkan namanya di dalam kader militan PDIP Surabaya sudah dicoret. PDIP jelas, mendukung Gus Ipul dan Puti Soekarno, lha ini kok malah meminta bantuan Khofifah," tutur Wisnu Sakti Buana, Ketua DPC PDIP Surabaya.

Maranatha sendiri dengan suka rela mengembalikan semua KTA PDIP, dan tidak lagi sebagai anggota atau kader PDIP Surabaya, dan tidak mendukung pasangan mana pun. Dirinya berjanji tidak akan menggunakan nama PDIP Kota Surabaya dalam acara apapun.(end)



Berita Terkait


Kader PDIP Demo Tuntut Ketua DPC Mundur

Minta Maaf, Mantan Kader PDIP Serahkan KTA pada Ketua DPC PDIP Surabaya

Kader PDIP Jember Pecah Kaca Kantor DPC


Kader PDIP Dekatkan Gus Ipul Pada Rakyat Kecil

Golkar Jombang Galang Koalisi, Usung Kader PDIP Sebagai Wakilnya

Dua Kader PDIP Berebut Rekom Bacawabup Madiun

Pilgub Jatim, Kader PDIP Desak Partai Usung Kader Partai
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber